Terminal Ciroyom Jadi Tempat AS Nongkrong Sebelum Keroyok Sopir Angkot

Pelaku pengeroyok sopir angkot Ciroyom, AS, harus mengakhiri kegiatan senggangnya berkumpul di terminal Ciroyom bersama keempat temannya. Mereka kini berkumpul di balik jeruji besi Mapolrestabes Bandung. AS mengaku, aktivitas senggang setelah pekerjaann

Terminal Ciroyom Jadi Tempat AS Nongkrong Sebelum Keroyok Sopir Angkot

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Pelaku pengeroyok sopir angkot Ciroyom, AS, harus mengakhiri kegiatan senggangnya berkumpul di terminal Ciroyom bersama keempat temannya. Mereka kini berkumpul di balik jeruji besi Mapolrestabes Bandung. AS mengaku, aktivitas senggang setelah pekerjaannya sebagai cleaning servis di salah satu rumah sakit swasta adalah berkumpul di terminal Ciroyom. Sambil nongkrong bersama rekannya, AS pun kerap meneguk minuman memabukan. "Nggak terlalu sering juga, selebihnya saya pulang ke rumah setelah kerja di RS sebagai cleaning servis," ujar AS kepada wartawan di Mapolrestabes, Jalan Jawa Bandung, Jumat (15/5/2015). AS bersama keempat rekannya sendiri memalak dan mengeroyok sopir angkot hingga tewas di kawasan rel Kereta Api Stasiun Ciroyom Bandung. AS melakukan pengeroyokan hingga tewasnya sang sopir angkot karena tidak memberikan 'setoran' yang sesuai dengan permintaannya yakni Rp10 ribu. Sang korban, justru hanya memberinya usang sebesar Rp2 ribu. "Saat itu gak sadar, langsung nyamperin angkot dan temen temen pun ikutan (ngeroyok)," tukas pria asal Garut itu. Selain AS, keempat preman lain yang ikut melakukan pengeroyokan yaitu DDN, BR, SND dan NND. Karena perbuatannya, mereka pun diancam hukuman maksimal 15 tahun penjara karena menghilangkan nyawa seseorang dengan jeratan pasal 351 ayat 3 jo pasal 170 ayat 3e jo pasal 338 KUHP. (Adi/ang)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA