Tatang Suratis Belum Juga Dieksekusi Penyidik Kejati Jabar

Tersangka kasus korupsi dana Hibah Pemkot Bandung Tatang Suratis, jelang sore hari belum juga dieksekusi penyidik Kejaksaan Tinggi Jawa Barat. Tatang berada di gedung Kejaksaan Tinggi Jawa Barat sejak pukul 10 00 WIB. Saat ini, Tatang Suratis yang merup

Tatang Suratis Belum Juga Dieksekusi Penyidik Kejati Jabar

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Tersangka kasus korupsi dana Hibah Pemkot Bandung Tatang Suratis, jelang sore hari belum juga dieksekusi penyidik Kejaksaan Tinggi Jawa Barat. Tatang berada di gedung Kejaksaan Tinggi Jawa Barat sejak pukul 10:00 WIB. Saat ini, Tatang Suratis yang merupakan anggota DPRD Kota Bandung saat ini, berada di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat, kasusnya dalam tahap pelimpahan dari penyidik Polda Jabar. "Hari ini (Selasa) kami terima pelimpahan berkas pemeriksaan sekaligus penyerahan tiga tersangka kasus dugaan korupsi dana hibah. Sekarang ketiga tersangka masih diperiksa di Kejati Jabar," ujar Kasipenkum Kejati Jabar Suparman di Bandung, Selasa (22/9/2015). Dua tersangka lain yang terjerat dalam kasus ini adalah mantan Ketua Koperasi Serba Usaha Bina Mandiri Warga (KSU BMW) Ade Mulyadi dan mantan Bendahara KSU BMW Suprianto, adapun Tatang Suratis adalah mantan pengurus di koperasi tersebut. Selain itu, terkait rencana penahanan Tatang Suratis, keluarga mengajukan surat permohonan agar penyidik tidak memutuskan untuk membawa ke rumah tahanan. Meski demikian, Suparman mengatakan, yang berhak memutuskan ditahan atau tidaknya Tatang Suratis dalam pelimpahan ini, sepenuhnya berada di tangan Kepala Kejati Jabar Feri Wibisono. "Sampai sekarang saya belum tahu, apakah tersangka akan ditahan atau tidak. Kita tunggu sajalah nanti, kita tunggu keputusan Pak Kajati seperti apa," tukas Suparman. Seperti diketahui, kasus dugaan korupsi dana hibah Pemkot Bandung tahun 2012 itu menyeret nama Tatang Suratis, anggota DPRD Kota Bandung periode 2014-2019. Akibat perbuatan tersangka, negara dirugikan hingga Rp500 juta. Saat kasus itu terjadi, Tatang menjabat sebagai anggota DPRD Kota Bandung periode 2009-2014. Politisi Golkar ini mantan pengurus di Koperasi Serba Usaha Bina Mandiri Warga (KSU BMW) yang mendapat aliran dana hibah. Selain Tatang , penyidik Subdit III Ditreskrimsus Polda Jabar juga menetapkan dua tersangka lainnya yaitu Suprianto sebagai bendahara KSU BMW dan Ade Mulyadi yang ketika itu menjabat sebagai Ketua KSU BMW. Ketiga pengurus koperasi yang beralamat di Jalan Bebedah No 702, Kelurahan Babakan Penghulu, Kecamatan Cinambo itu ditetapkan sebagai tersangka setelah penyidik melakukan proses penyelidikan yang intensif. Modus yang dilakukan oleh para tersangka yaitu mengajukan bantuan dana hibah dengan proposal yang isinya tidak sesuai kenyataan. Bahkan setelah menerima dana hibah, penggunaannya pun tidak sesuai dengan ketentuan. Ketiga tersangka dituding melanggar Pasal 2 ayat (1) dan Pasal 3 UU No 20 tahun 2001 sebagai perubahan atas UU No 31 tahun 1999 tentang tindak pidana korupsi jo Pasal 55 dan 5y KUHP. (Adi/DEN)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA