Supir Angkot di Cimahi Minta Terminal

CIMAHI, FOKUSjabar.com Puluhan supir angkutan kota (angkot) dari lima trayek menggelar aksi unjuk rasa kepada Pemerintah Kota Cimahi, di Jalan Baros, Cimahi, Selasa (15 9 15). Aksi ini dilakukan karena selama ini setiap supir ditarik retribusi sedangka

Supir Angkot di Cimahi Minta Terminal

CIMAHI, FOKUSjabar.com: Puluhan supir angkutan kota (angkot) dari lima trayek menggelar aksi unjuk rasa kepada Pemerintah Kota Cimahi, di Jalan Baros, Cimahi, Selasa (15/9/15). Aksi ini dilakukan karena selama ini setiap supir ditarik retribusi sedangkan terminal saja belum ada. Ketua Organda Kota Cimahi, Dida Suprinda menuturkan, pihaknya mengaku kecewa terhadap Dinas Perhubungan (Dishub) setempat yang selama ini belum dapat memenuhi tuntutan supir angkot. "Aksi mogok ini merupakan akumulasi persoalan yang belum terselesaikan sampai saat ini. Kita minta Dishub melaksanakan tuntutan kita seperti menghentikan penarikan retribusi serta membangun terminal karena selama ini kita sering dianggap jadi biang kemacetan di Cimahi, "tegas Dida. [caption id="attachment_164219" align="aligncenter" width="735"] Ketua Organda Kota Cimahi, Dida Suprinda beserta Ketua Trayek Kota Cimahi (FokusJabar/Agni)[/caption] Menurut Dida, supir angkot serba salah saat mencari penumpang di jalan. Sebab, pemerintah sampai saat ini belum menyediakan terminal yang memadai. Di lapangan juga ternyata ada oknum yang semena-mena menarik retribusi secara paksa kepada supir angkot. "Kami bayar itu kalau masuk terminal, padahal terminalnya belum ada. Setiap kami lewat harus bayar seribu, bahkan ada oknum yang menarik sampai Rp15 ribu kalau terkena tilang, padahal tindakan kami belum tentu salah," ujarnya. Dida berharap pemerintah berjanji merealisasikan janjinya tersebut. Jika ingkar, mereka akan mengadakan aksi menduduki Pemkot Cimahi dengan massa yang lebih banyak lagi. (Agni/den)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA