Sok We! Parkir Liar Digembok Lagi

Kepala UPT (Unit Pelayanan Teknis) Dishub (Dinas Perhubungan) Kota Bandung, Nasrul Hasani menyatakan pihaknya akan memulai kembali proses penegakan parkir liar dengan gembok pekan depan. Pekan depan, rencana kita akan memulai lagi penggembokan bagi k

Sok We! Parkir Liar Digembok Lagi

Oleh : M. Jatnika Sadili BANDUNG, FOKUSJabar.com : Kepala UPT (Unit Pelayanan Teknis) Dishub (Dinas Perhubungan) Kota Bandung,  Nasrul Hasani menyatakan pihaknya akan memulai kembali proses penegakan parkir liar dengan gembok pekan depan. "Pekan depan, rencana kita akan memulai lagi penggembokan bagi kendaraan yang parkir liar," ujarnya kepada wartawan di Balai Kota, Jalan Wastukencana, Jumat (1/2). [caption id="attachment_17989" align="aligncenter" width="460"] Foto Ilustrasi(Foto: web)[/caption]   Proses penegakan yang sempat dihentikan bertujuan untuk melakukan evaluasi hasil kerja selama ini dan berdasarkan hasil evaluasi, rencananya sasaran, titik, dan jenis kendaraaan akan diperluas. Bahkan akan mengamankan juru parkir yang mengarahkan masyarakat untuk parkir liar. "Selama sebulan, tim gabungan dari Dishub Kota Bandung, Satpol PP, Polisi, TNI, dan Kejari terus melakukan evaluasi. Ada beberapa catatan yang diperoleh untuk penertiban parkir liar ini. Salah satunya mengamankan juru parkir yang mengarahkan masyarakat untuk parkir liar," terangnya. Pihaknya akan melakukan penambahan peralatan, personil dan perluasan sasaran. Baik titik parkir liar yang saat ini masih digodok, maupun jenis kendaraan. "Akan ada penambahan titik parkir liar  namun belum dapat dipastikan, hanya titik sasaran akan lebih prioritas di tujuh titik. Serta beberapa terminal bayangan, dan kendaraan omprengan atau bus besar yang parkir di Jalan Soekarno Hatta," ungkapnya. Tambahan peralatan meliputi 92 gembok mobil, 20 gembok khusus bus atau mobil besar, dan 20 rantai untuk sepeda motor. Selain itu, ada juga penambahan personil menjadi 3 tim dari sebelumnya yang hanya 2 tim. "Tambahan peralatan dan personil berasal dari usulan masyarakat. Intinya agar program ini akan lebih efektif dengan daya jangkau lebih luas," pungkasnya. (NOER)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA