Sebelum Ditemukan Tewas, Ada Empat Pria Kerap Menanyakan Didi dan Anita

Ketua RW03 di Jalan Batu Indah Raya No46A, Kecamatan Bandung Kidul Iis bercerita, dua bulan sebelum ditemukannya jasad pasangan suami istri Didi dan Anita di Pandeglang Banten, empat pria sempat mendatangi kediaman warganya itu. Saya lupa waktu dan hari

Sebelum Ditemukan Tewas, Ada Empat Pria Kerap Menanyakan Didi dan Anita

Oleh: Dendi Ramdhani BANDUNG, FOKUSJabar.com: Ketua RW03 di Jalan Batu Indah Raya No46A, Kecamatan Bandung Kidul Iis bercerita, dua bulan sebelum ditemukannya jasad pasangan suami istri Didi dan Anita di Pandeglang Banten, empat pria sempat mendatangi kediaman warganya itu. "Saya lupa waktu dan harinya. Tapi empat pria itu menanyakan soal rumah Pak Didi yang katanya mau dijual," kenang Iis, Selasa (15/4/2014). Sebagai ketua rw, Iis pun kerap didatangi beberapa pria misterius yang menanyakan sosok Didi dan Anita. Terlebih rumah Iis hanya berjarak 40 meter dari kediaman korban. "Waktu pertama, malam itu, dua pria menanyakan soal kepastian apakah Pak Didi dan Bu Anita sebagai warga saya. Pengakuannya sih mereka calon pembeli rumah Pak Didi. Mereka juga membawa foto kopi KTP atas nama Pak Didi dan Bu Anita," kata Iis. Bahkan, kedua pria misterius itu bersikukuh ingin memastikan kebenaran foto dalam foto kopi KTP itu adalah Didi dan Anita. "Namanya sih benar, kalau fotonya itu kurang jelas," terangnya. Iis pun mengaku tidak ingat identitas kedua pria misterius itu, dirinya hanya ciri-ciri mereka, yakni satu berbadan gemuk, dan satunya lagi bermata sipit. Bahkan, hari berikutnya, pria bertubuh gemuk itu kembali menyambangi rumah Iis sore hari. "Pria itu mendesak saya soal kepastian identitas Pak Didi dan istrinya. Katanya mau segera transaksi rumah. Selain itu, dia bertanya-tanya soal lahan tanah di depan rumah saya," bebernya. Di hari yang sama (malam), rumahnya kembali didatangi dua pria berbeda. Dua pria tersebut berdalih mau meminjamkan sejumlah uang kepada Didi dan Anita. "Yang datang malam hari ini berpenampilan rapi, katanya mau survei rumah Pak Didi, dan mengaku sempat mendatangi rumah Didi tapi terkunci," jelasnya. Dia menambahkan bahwa kedua pria itu ingin meyakinkan bahwa rumah mewah dua lantai 40 meter dari rumah RW adalah milik Didi. "Mereka bukan dari bank. Tapi pihak yang mau meminjamkan uang. Sosoknya seperti rentenir. Saya saat itu tidak menaruh curiga," tutur Iis. Keempat pria misterius itu tidak pernah datang lagi hingga pasangan suami istri itu ditemukan tak bernyawa. Polisi memastikan Didi dan Anita tewas dibunuh. Pihak keluarga membenarkan berkaitan rencana mendiang Didi dan Anita menjual rumah. Kakak kandung Anita, Deni Ernawan (60), mengungkapkan bahwa rumah itu akan dijual seharga Rp3,5 miliar. Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Mashudi mengatakan, pihaknya masih mendalami kasus tersebut. "Informasi yang didapat akan kami dalami sebagai bahan penyelidikan. Pokoknya, informasi dari siapapun akan kami tampung," tegas Mashudi.(LIN)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA