Sebanyak 17 Daerah Otonom di Jabar Lakukan Sharing Anggaran Pilkada

Sebanyak 17 daerah otonomi di Jawa Barat melakukan sharing anggaran dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2018. Hal itu ditandai dengan kesepakatan bersama melalui pemarafan di Gedung Sate Bandung, Senin (16 1 2017). Sekda Jawa Barat Iwa Kar

Sebanyak 17 Daerah Otonom di Jabar Lakukan Sharing Anggaran Pilkada

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Sebanyak 17 daerah otonomi di Jawa Barat melakukan sharing anggaran dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2018. Hal itu ditandai dengan kesepakatan bersama melalui pemarafan di Gedung Sate Bandung, Senin (16/1/2017). Sekda Jawa Barat Iwa Karniwa mengatakan, pada 2018 mendatang ada 17 daerah otonom yang menggelar Pilkada Serentak, yakni Provinsi Jawa Barat dan 16 kabupaten/kota di Jabar. Adapun kabupaten yang menggelar Pilkada 2018, yakni Sumedang, Bogor, Purwakarta, Subang, Kuningan, Majalengka, Cirebon, Garut, Ciamis dan Bandung Barat. Sedangkan kota, yakni Bandung, Bogor, Banjar , Cirebon, Sukabumi dan Bekasi. Sebanyak 16 Kota/Kabupaten yang juga melaksanakan pilkada melakukan sharing dalam hal pendanaan karena pada waktu bersamaan Provinsi Jawa Barat pun menggelar pemilihan gubernur dan wakil gubernur. Sisanya 11 kabupaten/kota lain anggarannya full dari provinsi," kata Iwa. Dengan sharing anggaran , diharapkan kebutuhan pendanaan akan lebih ringan. Sharing anggaran untuk 17 daerah otonom memiliki ruang lingkup tertentu, seperti untuk honorarium pokja KPU, Pokja PPK, honor bulanan dan sekretariat PPK, perjalanan dinas KPU dari kabupate /kota ke KPU Jabar didanai oleh APBD Provinsi Jawa Barat. Sedangkan honor pemuktahiran data pemilih, KPPS, perlengkapan KPPS, perjalanan dinas dalam wilayah kerja KPU kabupaten/kota dibiayai oleh kabupaten/kota sendiri. Begitupun dengan pembiayaan untuk Panwasluh, penganggaran dilakukan secara bersama. "Sharing anggaran yang dilakukan dengan 16 kabupaten/kota adalah Rp384,8 milyar dari APBD Provinsi dan 441,4 milyar dari APBD kabupaten /kota. Kalau tidak ada sharing anggaran, yang dubutuhkan akan lebih besar," jelas dia. (LIN)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA