Relokasi Pengungsi Cikatomas Terkendala Tahun Anggaran

Rencana relokasi bagi warga Cikatomas, RT 05 10, Desa Citatah, Kecamatan Cipatat dan Kampung Bale Kambang, Desa Cirawa Mekar, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang terkena dampak pergerakan tanah ke hunian sementara (huntara) terkendala

Relokasi Pengungsi Cikatomas Terkendala Tahun Anggaran

BANDUNG BARAT, FOKUSJabar.com : Rencana relokasi bagi warga Cikatomas, RT 05/10, Desa Citatah, Kecamatan Cipatat dan Kampung Bale Kambang, Desa Cirawa Mekar, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang terkena dampak pergerakan tanah ke hunian sementara (huntara) terkendala tahun anggaran di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). "Saat ini masih proses di BNPB untuk Huntara, terakhir kita masih melengkapi administrasi, karena terputus tahun anggaran, mudahan-mudahan secepatnya," ungkap Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) KBB Barat Dicky Maulana, di Ngamprah, Senin (16/1/2016). Diki mengatakan, sebelumnya pihaknya telah mengajukan anggaran setiap kepala keluarga (KK) untuk Huntara sebesar Rp25 juta. Anggaran tersebut dialokasikan untuk bangunan dengan konsep rumah tumbuh atau rumah yang pembangunannya terus dilakukan secara bertahap. Menurutnya, berdasarkan data terakhir  ada 40 KK yang harus direlokasi ke Huntara. Sementara untuk lokasinya masih memanfaatkan tanah desa yang tidak terlalu jauh dari tempat tinggal asal. "Realisasi nanti tergantung BNPB dan lokasinya masih di Desa Citatah, proposal masih dikaji oleh BNPB," ujar Diki. Seperti diketahui, pascapergerakan tanah yang terjadi, Jumat (18/11/2016) malam, di Kampung Cikatomas RT 05/10 Desa Citatah Kecamatan Cipatat dan Kampung Bale Kambang, Desa Cirawa Mekar, Kecamatan Cipatat KBB, warga terdampak terpaksa harus menempati Huntara untuk dua tahun ke depan. Hal itu setelah kekuarnya hasil kajian dari Badan Geologi Jawa Barat yang menyatakan bahwa lokasi pemukiman warga terdampak sudah tidak layak lagi dijadikan sebagai pemukiman tempat tinggal. (Tri/Yun)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA