Puncak Hujan Januari, Pemkot Bandung Janji Akan Berbuat

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mempredikis curah hujan di Bandung Raya akan mengalami puncaknya pada Januari 2017. Menghadapi situasi tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung pun akan mempersiapkan antisipasi dalam dua bulan terakh

Puncak Hujan Januari, Pemkot Bandung Janji Akan Berbuat

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mempredikis curah hujan di Bandung Raya akan mengalami puncaknya pada Januari 2017. Menghadapi situasi tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung pun akan mempersiapkan antisipasi dalam dua bulan terakhir di tahun 2016. Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil menuturkan, untuk penanganan banjir jangka menengah, pihaknya sudah melakukan pemetaan bersama ahli ITB untuk pembangunan lima danau retensi di Kota Bandung. Yakni di jalan Babakan Jeruk, Sirnaraga, Bima, Gedebage, dan Sarimas. "BMKG memprediksikan puncak hujan sampai Januaari‎, kita akan belanjakan sebanyak-banyaknya yang bisa dibelanjakan sampai bulan Desember‎ 2016 untuk mengantisipasi curah hujan tinggi ini. Sehinga saat puncaknya terjadi pada Januari 2017, minimal bisa terprediksi," ujar  Emil saat ditemui di Pendopo Kota Bandung, Jalan Dalem Kaum Kota Bandung, Senin (14/11/2016). ‎Berdasarkan data dari BMKG, lanjutnya, curah hujan pada saat ini mencapai tiga kali lipat dari kondisi normal. Termasuk saat kejadian banjir yang menimpa di beberapa titik di Kota Bandung pada sebulan terakhir ini. "Jadi sehabat apapun langkah antisipasinya, akan sulit mengatasi terjadinya banjir. Curah hujannya sangat ekstrim," tambahnya. Saat ini, Pemkot Bandung pun sudah melakukan upaya-upaya antisipasi menghadapi kejadian banjir. Salah satunya melakukan pembongkaran bangunan yang menghalangi arus air. Salah satunya di kawasan Pasteur, yang sekitar tiga sampai empat rumah sudah dibongkar "Untuk kebutuhan mendesak menghadapi bulan Januari, kita akan bikin sumur resapan dan pompa-pompa air untuk tol air. Dan terkait pembongkaran temuan baru bangunan yang menghalangi jalur air akan kita rapatkan‎," tegasnya. (ageng/dar)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA