Polda Jabar Tetapkan Tersangka Penganiayaan di Penertiban Tahura Dago

Kepolisian Daerah Jawa Barat mengamankan satu pelaku dalam penganiayaan terhadap Kepala Balai Taman Hutan Raya (Tahura) Ir. Hj Juanda Dago, Lianda Lubis. Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Yusri Yunus menjelaskan, insiden kekerasan tersebu

Polda Jabar Tetapkan Tersangka Penganiayaan di Penertiban Tahura Dago

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Kepolisian Daerah Jawa Barat mengamankan satu pelaku dalam penganiayaan terhadap Kepala Balai Taman Hutan Raya (Tahura) Ir. Hj Juanda Dago, Lianda Lubis. Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Yusri Yunus menjelaskan, insiden kekerasan tersebut terjadi di ruang audio visual Tahura Djuanda, Jalan Pakar Utara nomor 99 Desa Ciburial, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung, Rabu 1 Juni 2016 sekitar pukul 14:30 WIB. "Pelaku DL (25) sudah diamankan, yang bersangkutan terlihat berdasarkan barang bukti CCTV," ungkap Yusri saat dikonfirmasi, Rabu (8/6/2016). Yusri menuturkan, insiden penganiayaan itu terjadi saat korban turun dari tempat duduk dan mendekati salah satu audience yaitu Iswanto. Korban sedikit memberikan arahan sambil menepuk tangan ke iswanto dengan keras. "Maka memicu kericuhan sehingga terpancingnya warga. Adapun fakta yang ada sesuai dari alat bukti video yang didapatkan penyidik, bahwa korban terluka di bagian pelipis kirinya hingga tiga jahitan akibat lemparan kursi oleh tersangka," ujarnya. Tidak hanya itu, Yusri menjelaskan, beredarnya kabar pemukulan terhadap korban oleh sepuluh orang dan ada yg menggunakan alat, dipastikan tidak muncul sesuai dari hasil rekaman video. "Bahwa situasi yang terjadi ketika kejadian penepukan adalah langsung dipisahnya korban oleh saksi Aiptu Bayu (Babinkamtibams Ds. Ciburial) dari kerumunan warga, sehingga korban dapat terhindar dari pukulan atau amukan warga," tambahnya. Dapat disimpulkan berdasarkan fakta, korban tidak benar telah dilukai oleh sepuluh orang. "Tidak juga menggunakan alat berupa kursi oleh warga yang hadir di Aula Audio Visual Tahura," katanya. Barang bukti diamankan yaitu, satu kursi merk Chitose yang digunakan pelaku, satu baju warna putih berlumuran darah milik korban, satu rekaman video saat awal hingga selesai keributan dan sembilan foto saat kejadian. Akibat perbuatannya, DL dijerat pasal 351 ayat 1 dan 2 Kitab Undang Undang Hukum Pidana (KUHP). (Adi/Yun)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA