Pilgub Jabar 2018, Pertarungan Artis dan Akademisi

Indonesia Strategic Institute (Insrat), menetapkan sepuluh figur yang dianggap memumpuni maju sebagai calon Gubernur dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat 2018 dengan latar belakang artis, politisi dan akademisi. Kesepuluh nama itu, yakni Deddy M

Pilgub Jabar 2018, Pertarungan Artis dan Akademisi

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Indonesia Strategic Institute (Insrat), menetapkan sepuluh figur yang dianggap memumpuni maju sebagai calon Gubernur dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat 2018 dengan latar belakang artis, politisi dan akademisi. Kesepuluh nama itu, yakni Deddy Mizwar, Dede Yusuf, Desy Ratnasari, Ridwan Kamil, Rieke Diah Pitaloka, Dedi Mulyadi, Netty Heryawan, Uu Ruzhanul Ulum, Puti Guntur Soekarnoputri, Bima Arya Sugiarto, TB Hasanudin, Tate Qomarudin dan Haris Yuliana. Direktur Instrat Jalu Pradono menjelaskan bahwa sepuluh nama itu dipastikan mendapat tanggung jawab berat menuntaskan permasalahan strategis setelah Jabar dipimpin Ahmad Heryawan (Aher) selama delapan tahun. "Siapapun penggantinya, di 2018 punya beban cukup berat. Kita melihat nama nama yang muncul mayoritas artis dan muncul sosok baru yaitu Ridwan Kamil dan Dedy Mulyadi," kata Jalu di Bandung, Senin (16/1/2017). Adapun permasalahan strategis di Jabar menjelang tuntasnya kepemimpinan Aher, kata Jalu, antaralain kesejahteraan dengan persentase 44,8 persen, lapangan pekerjaan 22,1 persen, harga kebutuhan pokok 10,6 persen dan pendidikan 4,8 persen. Dari 10 figur itu, sosok yang masuk lima besar terpopuler, yakni Deddy Mizwar dengan persentase 94 persen, Dede Yusuf pada 89,7 persen, Desy Ratnasari 86,9 persen, Ridwan Kamil 80,4 persen dan Rieke Diah Pitaloka dengan 69,2 persen. Menurut dia, jika semua maju, maka pertarungan antar calon akan dinamis dan berbeda dengan dua Pilgub sebelumnya. "Ini satu hal yang mewarnai perang antara artis melawan politisi golongan muda akan terjadi. Bedanya di sini tidak ada sosok dari militer maupun kepolisian," jelas dia. Pada masa akhir kepemimpinan Ahmad Heryawan dan Deddy Mizwar akan ada ketidakpuasan dari masyarakat yang menjadi pekerjaan rumah Gubernur mendatang. Ketidakpuasan itu mencakup, permasalahan harga kebutuhan pokok berkisar 63 persen, kesejahteraan 64,6 persen, dan lapangan kerja 54,3 persen. "Ini survei awal untuk Pilgub Jabar sekaligus survei akhir bagi pemerintahan Aher," pungkasnya. (Adi/LIN)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA