Penyebab Kemacetan, Wargi Bandung Gengsi Pakai Angkutan Publik

Menanggapi kinerja pemerintahan Emil Oded, anggota Komisi B DPRD Kota Bandung Aan Andi Purnama mengapresiasi sejumlah program Emil Oded yang berhasil merubah wajah Bumi Pajajaran. Menurut informasi yang diperoleh, Aan mengungkapkan adanya penurunan keluh

Penyebab Kemacetan, Wargi Bandung Gengsi Pakai Angkutan Publik

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Menanggapi kinerja pemerintahan Emil-Oded, anggota Komisi B DPRD Kota Bandung Aan Andi Purnama mengapresiasi sejumlah program Emil-Oded yang berhasil merubah wajah Bumi Pajajaran. Menurut informasi yang diperoleh, Aan mengungkapkan adanya penurunan keluhan masyarakat mengenai infrastruktur jalan, seperti jalan berlubang. Hal tersebut menunjukkan sejumlah gerakan perbaikan dari pemerintah. Kemudian, pemerintah pun dinilai mampu mengatasi persoalan kebersihan kota. Aan mengapresiasi kerja sama pemerintah dengan wajah baru dinas kebersihan untuk menangani persoalan sampah kota. Persoalan yang masih harus diatasi adalah membersihkan bantaran sungai. Meski demikian, pemerintahan kota harus terus bekerja keras dalam mengatasi sejumlah persoalan yang masih tersisa, seperti kemacetan dan ketersediaan pangan. "Saat ini di Kota Bandung, ketersediaan pangan sangat rendah, di bawah 4 persen," ucap Aan, kepada PRFM. Urban farming dianggap mampu meningkatkan ketersediaan pangan kota. Meski bentrok dengan beberapa kendala, pemerintah akan menggunakan sejumlah lahan di perkotaan untuk memproduksi pangan. Selain itu, persoalan kemacetan juga menjadi persoalan terbesar bagi pemerintah kota Bandung. Aan berasumsi, janji pengadaan monorel untuk mengurai kemacetan tidak akan sepenuhnya menghilangkan kemacetan. "Saya kira itu (monorel) dapat membantu masyarakat dalam transportasi masal. Tapi bukan berarti bahwa kemacetan akan hilang, kemacetan ini tetap akan ada karena transportasi masal seperti monorel pasti memiliki keterbatasan dalam proses pengangkutan," kata Aan. Aan mengungkapkan, yang menjadi alternatif utama untuk atasi kemacetan adalah merubah kesadaran masyarakat dalam menggunakan tranportasi publik. Hal itu perlu dilakukan karena tingginya gengsi masyarakat dalam menggunakan angkutan publik. Aan menilai masyarakat Bandung lebih suka menggunakan kendaraan pribadi ketimbang kendaraan umum. Banyak faktor yang menjadi penyebabnya, salah satunya adalah kebijakan pemerintah itu sendiri. (Vetra)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA