Penganiaya Pratu Galang Divonis 11 Tahun Penjara

Terdakwa kasus pengeroyokan anggota Komando Pasukan Khusus (Kopasus) Pratu Galang, Marcel Gerald Akbar dijatuhi hukuman 11 tahun penjara. Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri Kelas 1A Bandung, Kartim Haerudin menegaskan, terdakwa terbukti bersalah seba

Penganiaya Pratu Galang Divonis 11 Tahun Penjara

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Terdakwa kasus pengeroyokan anggota Komando Pasukan Khusus (Kopasus) Pratu Galang, Marcel Gerald Akbar dijatuhi hukuman 11 tahun penjara. Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri Kelas 1A Bandung, Kartim Haerudin menegaskan, terdakwa terbukti bersalah sebagaimana diatur dalam pasal 170 ayat 2 ketiga Kitab Undang - undang Hukum Pidana (KUHP). "Menyatakan terdakwa bersalah secara terang terangan melakukan kekerasan yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang. Menjatuhkan hukuman 11 tahun penjara," ujar Kartim di Pengadilan Negeri Kelas 1A jalan LLRE Martadinata Kota Bandung, Selasa (17/1/2017). Vonis Majelis Hakim lebih rendah dibandingkan tuntutan Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Bandung. Jaksa, menuntut 12 tahun penjara. Insiden penganiayaan dan pembunuhan terhadap anggota Kopassus Pratu Galang itu terjadi pada Minggu, 5 Juni 2016 pukul 02:40 WIB dinihari di Jalan Sudirman Kota Bandung. Saat itu, tepatnya di Bundaran Jalan Sudirman perbatasan Kota Bandung dan Kota Cimahi, kelompok geng motor yang diikuti pelaku Marsel, merasa disalip korban dan hampir menyerempet salah satu kendaraan kelompoknya. Merasa diserang, korban dikejar dan dipepet yang kemudian dihentikan oleh terdakwa, Marsel. Namun, korban melawan dan akhirnya dikeroyok para pelaku. Marsel, lanjut Irfan, berkali-kali melayangkan pukulan ke arah dada dan muka korban dengan tangan kosong dengan beberapa pelaku lainnya. Lalu ia pun menusukkan senjata tajam hingga mengakibatkan korban mengalami luka parah sebelum akhirnya meninggal dunia. Eri (terdakwa pada berkas lain) menusuk dua kali pada punggung korban. Eki menusuk ke bagian perut. Gepeng, Cempreng, Kentung, Gelung serta pelaku lainnya memukul menendang dan menusukkan senjata tajam kepada korban. Setelah melihat korban jatuh dan tidak berdaya, para pelaku lalu meninggalkan korban begitu saja. Akibat perbuatan para pelaku, korban mengalami empat luka robek di sekitar punggung dan luka lecet dan lebam di daerah dahi dan pelipis. (Adi/Yun)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA