Pengangkatan dan Pemberhentian Jabatan Dilakukan Melalui Penilaian Objektif

Penilaian kinerja setiap aparatur sipil negara (ASN) di Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dilakukan secara objektif. Termasuk dalam pengangkatan dan pemberhentian pejabat eselon II dan eselon III di lingkungan Pemkot Bandung yang dilakukan Selasa (3 1 201

Pengangkatan dan Pemberhentian Jabatan Dilakukan Melalui Penilaian Objektif

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Penilaian kinerja setiap aparatur sipil negara (ASN) di Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dilakukan secara objektif. Termasuk dalam pengangkatan dan pemberhentian pejabat eselon II dan eselon III di lingkungan Pemkot Bandung yang dilakukan Selasa (3/1/2017). "Insya Allah, penilaian yang dilakukan sangat objektif‎. Apalagi, saat ini kita sudah punya e-renumerasi kinerja atau ERK. Selain untuk menaikan tunjangan kinerja dinamis untuk memastikan kesejahteraan yang memadai bagi ASN, juga menjadi salah satu ukuran kinerja," ujar Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil usai melantik dan mengambil sumpah jabatan pejabat eselon II dan III di lingkungan Pemkot Bandung di Gedung Serba Guna (GSG) Balai Kota, Jalan Wastukancana Kota Bandung, Selasa (3/1/2017). Dalam penilaian ERK untuk para pejabat, ukurannya akan lebih banyak pada output dari kinerja bukan proses. Untuk itu, pihaknya akan menagih target yang sudah kami titipkan kepada setiap pejabat di dinas masing-masing. "Kalau untuk ‎bawahan, eirenumerasi kinerja dinamis akan difokuskan pada proses. Jadi bagaimana mereka mempertanggugjawabkan 6000 menit dari jam kerja ASN dalam satu bulan," tambahnya. Dengan demikian, ‎ASN pada saat ini bisa memilih dua jalur dalam berkarir. Bisa melalui struktural ke fungsional atau sebaliknya. "‎Target untuk tahun 2017 yakni indeks kinerja utama jadi ukuran untuk dinilai, lalu janji politik yang harus ditunaikan dan disempurnakan, serta penyerapan anggaran jadi ukuran output untuk direview. Selain itu, setiap pejabat dituntut untuk menindaklanjut penyelesaian temuan serta kecepatan dari tindaklanjut pengaduan masyarakat maksimal tiga hari. Mudah-mudahan, tahun 2017 ini menjadi tahun kesempurnaan," tegasnya. (Ageng/Bam's)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA