Penanganan Kemiskinan di Kota Bandung Ditangani Satu Dinas

Seiring dengan perubahan Susunan Organisasi Tata Kerja (SOTK) sesuai PP Nomor 18 Tahun 2016, penanganan kemiskinan di Kota Bandung kini ditangani secara langsung oleh Dinas Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan (DSPK). Jadi semua orang miskin ditangani

Penanganan Kemiskinan di Kota Bandung Ditangani Satu Dinas

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Seiring dengan perubahan Susunan Organisasi Tata Kerja (SOTK) sesuai PP Nomor 18 Tahun 2016, penanganan kemiskinan di Kota Bandung kini ditangani secara langsung oleh Dinas Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan (DSPK). "Jadi semua orang miskin ditangani oleh kami, tidak lagi dilempar kesana kemari. Jadi semua yang berkenaan dengan kemiskinan ada dibawah penanganan kami, one stop service," ujar Kepala DSPK Kota Bandung, Tono Rusdiantono saat ditemui di kantor DSPK Kota Bandung, Jalan Sindang Sirna Kota Bandung, Selasa (17/1/2017). Tono menuturkan, pihaknya sudah membagi indikator kemiskinan menjadi empat kategori. Yakni kategori sangat miskin, miskin, hampir miskin, dan rentan miskin. Saat ini, pihaknya tengah melakukan verifikasi dan validasi data terkait jumlah warga miskin yang akan mendapat program bantuan di tahun 2017. Proses verifikasi dan validasi data sendiri ditargetkan bisa tuntas pada bulan Maret mendatang. "Data kemiskinan ini kan masih beragam karena database dari pemerintah pusat dan provinsi harus di verifikasi dan validasi ulang. Sehingga saat ada program bantuan dari pusat, bisa disalurkan tepat sasaran," tegasnya Berdasarkan catatan pihaknya, jumlah Kepala Rumah Tangga (KRT) sasaran warga miskin mencapai angka 117.234 orang. Jumlah KRT miskin tertinggi, berada di wilayah Kecamatan Bojongloa Kaler sebanyak 10.005 orang dan di Kecamatan Babakan Ciparay sebanyak 8.604 orang. "Angka ini hanya gambaran awal dan kita belum melakukan pendataan ulang," pungkasnya. (Ageng/Bam's)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA