Pemkot Bandung Siapkan Seluruh Komponen Hadapi Bonus Demografi 2020

Negara Indonesia diprediksi akan mendapatkan bonus demografi pada tahun 2020 2030. Bonus demografi merupakan jumlah usia angkatan kerja dengan usia 15 64 tahun mencapai 70 persen. Sedangkan 30 persen penduduknya adalah berusia tidak produktif yaitu usia

Pemkot Bandung Siapkan Seluruh Komponen Hadapi Bonus Demografi 2020

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Negara Indonesia diprediksi akan mendapatkan bonus demografi pada tahun 2020-2030. Bonus demografi merupakan jumlah usia angkatan kerja dengan usia 15-64 tahun mencapai 70 persen. Sedangkan 30 persen penduduknya adalah berusia tidak produktif yaitu usia 14 tahun ke bawah dan di atas 65 tahun. Terkait hal itu, Pemerintah Kota Bandung mulai melakukan berbagai persiapan untuk menghadapi bonus demografi 2020, salah satunya yaitu menjalin kerjasama dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjajaran, beberapa guru besar, dosen dan mahasiswa dari beberapa kampus di Bandung. Sekretaris Daerah Kota Bandung, Yossi Irianto mengatakan, hal yang jauh lebih penting yaitu menyiapkan seluruh komponen supaya masyarakat memiliki potensi untuk mendorong bonus demografi tersebut. "Hal itu kita persiapkan. Hari ini kita melakukan kerjasama dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unpad, beberapa guru besar dan beberapa mahasiswa dari perguruan tunggi se-Bandung. Kita undang untuk duduk bersama memikirkan bagaimana menyiapkan bonus demografi 2020 sehingga tidak ada persoalan," kata Yossi usai menghadiri seminar terkait bonus demografi 2020 di Hotel Bidakara Grand Savoy Homann Bandung, Selasa (26/9/2017). Yossi melanjutkan, Pemkot Bandung juga saat ini tengah menuntaskan PR terkait kemiskinan yang tidak sebanding dengan laju pertumbuhan ekonomi Kota Bandung yang angkanya berada di atas Jawa Barat bahkan nasional. Menurut Yossi, hal tersebut terjadi karena para pelaku ekonomi masih didominasi oleh orang luar Bandung. "Saya kira rekomendasi pertemuan ini paling tidak ada urutan-urutan detail tentang program apa yang bisa impelemtatif pada saat ini. Nanti tinggal program yang merupakan catatan rekomendasi pertemuan ini kita bawa ke Bappeda dan disampaikan ke Dewan," ujar Yossi. (Vetra)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA