Pembentukan Kabupaten Bandung Timur Akan Tertahan di Presiden

Mencuatnya isu Kabupaten Bandung Timur (KBT) dipastikan tertahan oleh Presiden Joko Widodo yang hingga saat ini belum menandatangani UU pembentukan daerah otonom baru. Sampai sekarang Jokowi belum menandatangani UU pembentukan daerah otonom baru. Padaha

Pembentukan Kabupaten Bandung Timur Akan Tertahan di Presiden

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Mencuatnya isu Kabupaten Bandung Timur (KBT) dipastikan tertahan oleh Presiden Joko Widodo yang hingga saat ini belum menandatangani UU pembentukan daerah otonom baru. "Sampai sekarang Jokowi belum menandatangani UU pembentukan daerah otonom baru. Padahal sudah lama didesak oleh DPR," ujar Pengamat Otonomi Daerah dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Prof. Dr. Sadu Wasistiono. Menurut Sadu, yang dilakukan oleh Jokowi karena presiden sedang melakukan penangguhan penambahan pegawai negeri sipil (PNS). "Pembentukan KBT kan pasti butuh PNS baru, aparat kepolisian baru, dan sebagainya," jelas Sadu. Baca juga (Pembentukan KBT Hanya Menjadi Bahan Jualan Kampanye) Hal yang dilakukan oleh Jokowi ini menurut Sadu beralasan. Presiden berharap para PNS bisa bekerja secara optimal. "Sebenarnya jumlahnya cukup namun kerjanya tidak optimal jadi selalu merasa kurang pegawai," ungkap Sadu. Sadu menyarankan pengajuan pembentukan KBT ini bisa saja dilakukan karena ini menyangkut demokrasi masyarakat. "Usulkan saja tapi tidak bisa selesai dalam waktu sekejap." Ditambah dengan situasi Jokowi yang belum menandatangani UU pembentukan daerah baru. Baca juga (Sadu : Pembentukan Daerah Baru Murah, yang Mahal Biaya Lobinya) (Vetra)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA