Pekerja Non Formal Diharapkan Mengikuti Program BPJS Ketenagakerjaan

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenaga Kerjaan Cimahi mensosialisasikan program kepesertaan bagi pekerja non formal. Hal itu dilakukan agar terjadi pemerataan terhadap pelayanan peserta baik formal maupun non formal. Sosialisasi dan edukasi

Pekerja Non Formal Diharapkan Mengikuti Program BPJS Ketenagakerjaan

CIMAHI, FOKUSJabar.com : Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenaga Kerjaan Cimahi mensosialisasikan program kepesertaan bagi pekerja non formal. Hal itu dilakukan agar terjadi pemerataan terhadap pelayanan peserta baik formal maupun non formal. Sosialisasi dan edukasi yang dilaksanakan di lantai dua Pasar tradisional Cimindi, Jalan Mahar Martanegara itu diikuti puluhan pedagang pasar dan sejumlah juru parkir di Cimahi. Kepala Bidang Pemasaran BPJS Ketenagakerjaan Cimahi M. Abdurrohman mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari program BPJS Ketenagakerjaan tahun 2016. Ada lima program dari pemerintah yang harus dilakansakan, yaitu, Jaminan kesehatan, Kecelakaan kerja, Kematian, Hari tua, dan Pensiun. "Kita berikan pemahaman pada para pedagang dan juru parkir terkait manfaat dari keikutsertaan dalam BPJS Ketenagakerjaan. Jadi kepesertaan BPJS ini bukan hanya untuk tenaga kerja formal seperti kantor atau pabrik saja, tetapi pekerja non formal juga bisa ikut kepesertaan," kata Abdurrahnan, Sabtu (30/7/2016). Menurut dia, program tersebut banyak mendatangkan manfaat dan bisa dirasakan seluruh kalangan. Untuk itu, pihaknya mengajak masyarakat yang bekerja non formal dalam kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. "Kita akan permudah, untuk iuran perbulan bagi pekerja non formal sebesar Rp16.800. Kami tidak melihat nilainya, tapi manfaatnya. Kepesertaan BPJS non formal sama seperti yang lainya," jela dia. Untuk edukasi dan sosialisasi pada tenaga kerja non formal ini, lanjut dia, pihaknya sudah melakukan sejak beberapa waktu lalu. Sosialisasi ini dilakukan pada tukang ojek, pedagang pasar juru parkir dan lainnya. Untuk target program ini pihaknya menargetkan ke 12 pasar yang ada di Cimahi, baik itu yang dikelola oleh pemerintah ataupun swasta. "Mudah mudahan masyarakat paham dengan apa yang sudah dijelasakan. Karena ini banyak sekali manfaatnya," tuturnya. (Gatot Poedji Utomo/LIN)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA