Nah Lho! Satu Orang Curang di SNMPTN, Satu Sekolah Kena Batunya

Dijatuhkannya sanksi tidak boleh mengikuti SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri) 2013 pada sekolah yang diketahui ada siswa yang berbuat curang saat mengikuti SNMPTN pada tahun sebelumnya, menuai kontroversi. Dasar hukum dari pemberla

Nah Lho! Satu Orang Curang di SNMPTN, Satu Sekolah Kena Batunya

Oleh: M Jatnika Sadili BANDUNG, FOKUSJabar.com : Dijatuhkannya sanksi  tidak boleh mengikuti SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri) 2013 pada sekolah yang diketahui ada siswa yang berbuat curang saat mengikuti SNMPTN pada tahun sebelumnya, menuai kontroversi. Dasar hukum dari pemberlakuan sanksi ini pun dipertanyakan, bahkan bisa dituding sebagai tindak kejahatan.     Hal itu dilontarkan Ketua Komisi D DPRD (Dewan Perwakilan Rakayat Daerah) Kota Bandung, Ahmad Nugraha menyayangkan adanya sanksi oleh panitia SNMPTN yang dapat memasukan sekolah ke dalam daftar hitam dan melarang ikut SNMPTN. "Saya sampai saat ini saya tidak mengetahui landasan hukumnya apa dan ini adalah kejahatan karena telah melarang hak siswa untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi lewat SNMPTN, " keluhnya saat dihubungi FOKUSJabar.com, Jumat (15/2). Dengan nada tinggi dia menyampaikan bahwa pihak DPRD khususnya Komisi D Kota Bandung tidak sepakat dengan langkah yang diambil oleh Panitia SNMPTN. Sanksi tersebut menjadi tidak adil bagi siswa. Pasalnya yang melanggar hanya satu siswa, tetapi imbasnya dirasakan semua siswa, padahal hal ini berkaitan dengan masa depan si anak tersebut. "Sekarang gini, masa yang mencuri satu orang tapi sekeluarga harus dipenjara semuanya ?, kan tidak. Sama dengan hal ini, satu siswa yang curang  jangan berimbas pada siswa yang lain, “ pungkasnya. (NOER)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA