Marah Sakti Siregar: Wartawan Adalah Profesi Mulia

Bidang Pendidikan dan Pelatihan Organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Marah Sakti Siregar mengatakan, wartawan adalah sebuah profesi mulia. Pasalnya, dalam melaksanakan tugasnya wartawan dilindungi Undang Undang nomor 40 tahun 1999. Sei

Marah Sakti Siregar: Wartawan Adalah Profesi Mulia

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Bidang Pendidikan dan Pelatihan Organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Marah Sakti Siregar mengatakan, wartawan adalah sebuah profesi mulia. Pasalnya, dalam melaksanakan tugasnya wartawan dilindungi Undang-Undang nomor 40 tahun 1999. “Seiring dengan kemajuan media sosial, ragam informasi pun tersuguhkan dengan cepat. Banyak orang bertugas seperti wartawan memberikan informasi namun sejatinya mereka itu bukanlah wartawan. Karena wartawan merupakan sebuah profesi yang jelas dengan keilmuan jurnalismenya dan berada dibawah naungan organisasi profesi,” ungkapnya, saat memberikan materi ajar Sekolah Jurnalisme Indonesia (SJI) PWI Jawa Barat tahun 2016, Senin (28/11/2016). Wartawan adalah orang yang memberikan sebuah berita hasil dari pengolahan keilmuan jurnalismenya pada sebuah media masa. Tetapi kata dia, tidak semua orang pemberi informasi kepada publik, karena secara mekanisme dan regulasi yang diakui berdasarakan peraturan perundang-undangan, pemberi informasi kepada publik adalah wartawan disebuah media masa yang terdaftar di dewan pers serta berada dibawah organisasi profesi wartawan. “Di Indonesia banyak organanisasi wartawan. Namun apapun itu namanya tetap organisasi profesi wartawan yang sah diakui oleh peraturan perundang-undangan ada tiga, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Asosiasi Jurnalis Indonesia (AJI), serta Ikatan Jurnalis Televisi (IJTI). Tiga organisasi tersebut merupakan organisasi yang telah terverifikasi dewan pers sebagai lembaga tertinggi media,” kata Marah. Marah menyimpulkan, bahwa perusahaan media harus berbadan hukum dan terdaftar, terverifikasi dewan pers. Wartawanya pun harus lulus uji Kompetensi Wartawan (UKW) dan berada dibawah organisasi profesi yang sudah diakui secara peraturan perundang-undangan. “Dengan adanya Sekolah Jurnalisme Indonesia (SJI) ini, hakikat jurnalisme dengan mematuhi etika profesi akan menjadikan pers lebih sehat,” pungkasnya. (BOIP/Bam's)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA