Lanjutan Penanganan Kasus KUR BNI, Kejati Jabar Tunggu Hasil Audit BPK

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jabar menunggu data penuh perhitungan kerugian Negara dari BPK RI atas kasus penggelapan dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) bank BNI dengan tersangka H.DS dengan alokasi anggaran bantuan sebesar Rp25 milyar. Kepala Seksi Peneran

Lanjutan Penanganan Kasus KUR BNI, Kejati Jabar Tunggu Hasil Audit BPK

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Kejaksaan Tinggi  (Kejati) Jabar menunggu data penuh perhitungan kerugian Negara dari BPK RI atas kasus penggelapan dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) bank BNI dengan tersangka H.DS dengan alokasi anggaran bantuan sebesar Rp25 milyar. Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasie Penkum) Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Suparman mengatakan selagi menunggu hitungan penuh kerugian Negara dari BPK RI, pengembangan kasus yang diduga merugikan negara hingga puluhan milyar itu gencar dilakukan. "Selain menunggu, penyidik juga masih melakukan pemberkasan dan pemeriksaan saksi - saksi," ujar Suparman di Bandung, Kamis (13/8/2015). Suparman menambahkan, waktu panjang dalam menunggu proses audit kerugian negara itu, digunakan untuk perampungan berkas perkara oleh penyidik. Pemberkasan perkara dan menanti hasil audit dari BPK RI yang tengah dilakukan saat ini, tidak hanya pada tersangka H.DS. Pada perkara yang sama pun, yaitu dugaan korupsi dana KUR BNI Cabang Bandung senilai Rp40 milyar yang merugikan negara sekitar Rp30 milyar dengan tersangka yakni ES peternak ayam potong asal Ciamis, saat ini sedang dilakukan. "Perampungan berkas juga turut dilakukan. Meski penyidik masih menunggu audit kerugian negara dari BPK RI tiba ke kita," tukas Suparman. (Adi/den)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA