Kota Bandung dapat Tawaran Kerjasama dengan Quito, Ekuador

Kota Bandung kembali mendapatkan tawaran kerjasama dari Kota Quito yang merupakan Ibukota Ekuador. Hubungan kerjasama Kota Bandung dan Kota Quito pun disampaikan Duta Besar Republik Indonesia untuk Ekuador, Diennaryati Tjokrosuprihatono saat menemui Wali

Kota Bandung dapat Tawaran Kerjasama dengan Quito, Ekuador

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Kota Bandung kembali mendapatkan tawaran kerjasama dari Kota Quito yang merupakan Ibukota Ekuador. Hubungan kerjasama Kota Bandung dan Kota Quito pun disampaikan Duta Besar Republik Indonesia untuk Ekuador, Diennaryati Tjokrosuprihatono saat menemui Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil di Pendopo, Jalan Dalem Kaum Kota Bandung, Selasa (17/1/2017). Diennaryati  menuturkan, banyak kesamaan antara Kota Bandung dengan Quito. Mulai dari suasana kota hingga karakter masyarakat yang ramah dan sangat menyukai taman. Di Kota Quito, taman merupakan ruang publik utama yang disediakan sebagai ruang untuk berinteraksi secara sosial. Selain itu, secara kultural, warga Kota Quito sangat menyukai budaya Sunda. Hal itu terlihat saat misi budaya dari Kota Bandung yang digagas Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung pada September 2015 mendapatkan sambutan yang positif. "Mereka menyukai tampilan rampak kendang yang dimainkan perempuan. Mereka bilang itu bagus sekali. Begitu pun saat perwakilan negara Ekuador menyaksikan Bandung Light Festival dalam rangka Hari Jadi Kota Bandung. Saya menerima komentar positif dari perwakilan negara Ekuador. Dan hal itulah yang menginspirasi saya agar Kota Bandung dan Quito segera menjalin kerja sama," ujar Diennaryati usai melakukan pertemuan dengan Wali Kota Bandung. Wali Kota Bandung yang akrab disapa Emil pun menyambut baik peluang kerja sama tersebut. Emil pun menawarkan berbagai potensi Bandung untuk dikerjasamakan. Salah satunya menghadirkan Little Bandung Store di Kota Quito seperti yang sudah dilakukan di Kuala Lumpur, Malaysia. "Selain itu, ada alternatif kerjasama lain seperti Little Bandung Wall seperti yang dilakukan di Paris, Perancis jika pengadaan Little Bandung Store menemui kendala. Saya minta SOP-nya untuk Litle Bandung Store untuk segera sediakan tempat, cari pengusaha lokal, dan kita supply barangnya. Dalam waktu dekat, kita akan kirim angklung sesuai permintaan Dubes Diennaryati sehingga budaya Sunda, budaya Bandung ini bisa disukai di negara sana," tegasnya. (Ageng/Yun)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA