Kendaraan Mangkir Uji Kelayakan, Potensi Penurunan PAD

BANDUNG, FOKUSJABAR.COM Kepala Bidang Operasi Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung IW Ginting mengungkapkan, banyaknya kendaraan yang tidak melakukan KIR rutin dan uji berkala sebagai persyaratan layak jalan kendaraan, berkorelasi dengan pendapatan as

Kendaraan Mangkir Uji Kelayakan, Potensi Penurunan PAD

BANDUNG, FOKUSJABAR.COM: Kepala Bidang Operasi Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung IW Ginting mengungkapkan, banyaknya kendaraan yang tidak melakukan KIR rutin dan uji berkala sebagai persyaratan layak jalan kendaraan, berkorelasi dengan pendapatan asli daerah (PAD) Kota Bandung. Sehingga, pihaknya melakukan razia rutin  kendaraan di ruas - ruas jalan yang sudah dipetakan terlebih dulu. "Banyak yang kedapatan KIRnya tidak diurus. Kewajibannya itu kan enam bulan sekali. indikasinya banyak yang tidak KIR. Jadi Pendapatan Asli Daerah (PAD) kita turun," ucap Ginting kepada wartawa di Jalan Ahmad Yani Bandung. Ginting mengaku, jika pihaknya ditargetkan oleh pemerintah untuk bisa memenuhi target yang dibebankan dari pengujian kendaraan bermotor. Menurutnya, pemerintah akan mempertanyakan apabila target tidak tercapai. "Untuk itu, makanya kita lakukan kontrol dengan melakukan pengawasan," akunya. Ginting mengungkapkan, sanksi yang diberikan kepada para pelanggar yaitu akan dikenakan  tilang. "Si pelanggar dipersilahkan mengikuti sidang di Pengadilan. Kami tidak mempunyai wewenang untuk melakukan penyitaan, paling STNK, SIM atau buku KIR kita tahan'" ungkapnya. Ginting menjelaskan, penindakan tilang kepada setiap pelanggar sesuai dengan undang - undang nomor 22 tahun 2009. " Itu bagian amanat peraturan daerah nomor 16 tahun 2012 tentang penyelenggara perhubungan dan retretrebusi perhubungan, "  pungkasnya. (Budi/Den)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA