Kematian Yani Sangat Disesalkan

Meninggalnya gajah Sumatra bernama Yani di Kebun Binatang, Jalan Tamansari akibat sakit selama delapan hari itu sangat disayangkan. Kepala Balai Konservasi Daya Alam (BKSDA) Jawa Barat Sylvana Ratina menilai bahwa koordinasi dengan pihak terkait kurang

Kematian Yani Sangat Disesalkan

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Meninggalnya gajah Sumatra bernama Yani di Kebun Binatang, Jalan Tamansari akibat sakit selama delapan hari itu sangat disayangkan. Kepala Balai Konservasi Daya Alam (BKSDA) Jawa Barat Sylvana Ratina menilai bahwa koordinasi dengan pihak terkait kurang optimal. Oleh karenanya, langkah autopsi menjadi prioritas tim BKSDA. "Jasadnya sudah proses pembusukan, sekarang diselimuti es batu di tempat. Lama autopsi itu tiga jam. Delapan hari sakit itu disayangkan dan disesalkan, terlebih mereka tidak melaporkan dari pertama sakit," kata Sylvana di Kebun Binatang jalan Tamansari Kota Bandung, Kamis (12/5/2016). Sylvana menjelaskan, upaya-upaya memang dilakukan pihak kebun binatang secara kondisional. Namun akan tetap menjadi bahan evaluasi atas meninggalnya aset negara berumur 37 tahun ini. "Mereka berupaya dengan memanggil dokter hewan secara kondisional.  Seharusnya yang betul betul ahli, tapi kenapa tidak melaporkan ke balai, agar ikut mencari jalan keluar," katanya. Yani meninggal sekitar pukul 18:30 malam dengan posisi tergeletak tak berdaya di tenda biru. Peyakit yang menyerang gajah itu belum diketahui. Saat sakit, Yani sempat dijenguk Wali Kota Bandung. (Adi/LIN)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA