Kelalaian Pengendara Picu Kecelakaan Laku Lintas

Kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Bandung sebagian besar dialami pengendara yang melaju dengan kecepatan tinggi. Sepertihalnya pada sepeda motor, terlebih tanpa penutup kepala (helm), dan tidak mematuhi rambu rambu lalu lintas, tak jarang akibat kecel

Kelalaian Pengendara Picu Kecelakaan Laku Lintas

KAB.BANDUNG, FOKUSJabar.com: Kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Bandung sebagian besar dialami pengendara yang melaju dengan kecepatan tinggi. Sepertihalnya pada sepeda motor, terlebih tanpa penutup kepala (helm), dan tidak mematuhi rambu-rambu lalu lintas, tak jarang akibat kecelakaan itu, korbannya meninggal dunia. Kanit Laka pada Satlantas Polres Bandung Ipda A Kusmana mengatakan, mayoritas kecelakaan lalu lintas terjadi karena kelalaian pengendara (human error). Memacu kecepatan kendaraan sangat tinggi dapat berakibat fatal, apalagi tidak pakai helm," kata Kusmana, Sabtu (19/9/15). Kusmana menuturkan, dari kecelakaan lalu lintas yang terjadi selama ini, sekitar 85 persen dialami pengendara sepeda motor. Kebanyakan korban di antaranya berusia di bawah 20 tahun. "Sejak 1 sampai 19 September 2015 saja, terdapat 11 kecelakaan di Kabupaten Bandung dan menyebabkan 4 orang meninggal dunia, 6 luka berat, 10 luka ringan, serta kerugian mencapai Rp 39 juta," tuturnya. Kusmana menambahkan, ada beberapa titik rawan kecelakaan, di antaranya kawasan jalan baru Majalaya, kawasan Sadu Soreang, dan jalan menuju Ciwidey.  Jalan tersebut biasa sepi pada malam hari dan menggoda bagi sebagian pengendara untuk memacu kecepatannya. "Beberapa titik rawan pun kurang penerangan," jelasnya. Pihaknya mengaku telah berkoordinasi dengan sejumlah dinas di Pemkab Bandung untuk mengupayakan PJU dan perbaikan jalan. Dengan cara ini, peluang kecelakaan lalu lintas bisa diminimalisasi.   (Agni/LIN)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA