Kejati Jabar Cari Dana Tambahan untuk Perbaikan Gedung yang Dibakar

Terbakarnya bagian depan gedung Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat, Minggu 5 Juni lalu, menelan kerugian materi mencapai Rp1,5 milyar gara gara ulah pelaku berinisial DS. Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Barat, Setia Untung Arimuladi menjelaskan,

Kejati Jabar Cari Dana Tambahan untuk Perbaikan Gedung yang Dibakar

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Terbakarnya bagian depan gedung Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat, Minggu 5 Juni lalu, menelan kerugian materi mencapai Rp1,5 milyar gara-gara ulah pelaku berinisial DS. Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Barat, Setia Untung Arimuladi menjelaskan, nominal kerugian tergolong tinggi dikarenakan hampir seluruh bagian gedung habis dilahap si jago merah. "Perbaikan sudah berjalan sebagian, kita harus carikan anggarannya dulu. Perkiraan Rp1,5 milyar, tidak ada arsip karena itu hanya aula saja," kata Untung di Gedung Pakuan Kota Bandung, Jumat (17/6/2016). Untung menyayangkan tindakan semena-mena pelaku dengan sengaja membakar gedung aula dengan dalih kecewa karena integritas Kejati Jabar dalam penanganan kasus korupsi mudah diintervensi dengan suap. Menurutnya, jika yang bersangkutan merasa tidak puas dengan kinerja internal Kejati Jawa Barat, bisa dikomunikasikan dengan baik dan sewajarnya. "Saya juga sangat prihatin mana kala disatu sisi mendengungkan anti korupsi tapi kok aset negara sampe dibakar," katanya. Bahkan, Untung menantang pelaku jika memang benar ada pegawainya baik itu jaksa dan sebagainya telah menyalahgunakan wewenangnya, segera laporkan, dengan syarat, sertakan bukti - bukti yang bisa dipertanggungjawabkan secara hukum. "Kalau ada di internal kejaksaan di kota dan kabupten yang melakukan kegiatan di luar prosedur hukum, laporkan dengan data yang lengkap," terangnya. (Adi/Yun)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA