Kejahatan Lingkungan Selalu Menang

Dampak pencemaran lingkungan oleh sejumlah pabrik di kawasan Rancaekek, Kabupaten Bandung sudah semakin parah. Bahkan, pencemaran yang sudah berlangsung lama ini sudah mencemari areal sawah dan sumber air warga sekitar. Saya sangat prihatin. Nggak habis

Kejahatan Lingkungan Selalu Menang

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Dampak pencemaran lingkungan oleh sejumlah pabrik di kawasan Rancaekek, Kabupaten Bandung sudah semakin parah. Bahkan, pencemaran yang sudah berlangsung lama ini sudah mencemari areal sawah dan sumber air warga sekitar. "Saya sangat prihatin. Nggak habis pikir kenapa kejahatan lingkungan ini dibiarkan. Bahkan perlawanan hukum dari masyarakat atau pemerintah selalu kalah pada proses pengadilan," kata Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar di Bandung, Kamis (4/2/2016). Bahkan belum lama ini LSM dan pegiat lingkungan tengah menggugat tiga perusahaan, dan Pemkab Sumedang yang telah memberikan izin pembangunan limbah B3 secara langsung ke Daerah Aliran Sungai (DAS). "Saya pikir kalau Pemkab memang memberikan izin, prosedurnya harus ada, begitupun dengan pengawasan," jelasnya. Menurut dia, jika aturan itu dilanggar seharusnya pemerintah kabupaten/kota berwenang penuh, dan harus menindak tegas perusahaan dengan mencabut izinnya. Apalagi pabrik-pabrik yang membuang limbah itu sebetulnya berada di Kabupaten Sumedang dan mengaliri sungai hingga wilayah Kabupaten Bandung. Menurut pantauan dan pengujian yang dilakukan, sebanyak 450 hektar dari total 750 hektar sawah di wilayah Rancaekek sudah tercemar. Untuk diketahui, masyarakat melalui LSM, seperti Walhi dan Greenpeace Indonesia telah mengajukan gugatan kepada tiga perusahaan besar di wilayah Kabupaten Sumedang, yakni PT Kahatex, PT, Insan Sandang dan Five Star. (LIN)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA