Keinginan Ormas dan LSM Ikuti Program Perberdayaan Masih Minim

Organisasi Masyarakat (Ormas) dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Kabupaten Bandung dinilai masih minim ketertarikan dalam pemberdayaan anggotanya. Padahal, banyak program pemerintah yang bisa dimaksimalkan untuk pemberdayaan anggota Ormas,LSM maupun

Keinginan Ormas dan LSM Ikuti Program Perberdayaan Masih Minim

SOREANG, FOKUSJabar.com : Organisasi Masyarakat (Ormas) dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Kabupaten Bandung dinilai masih minim ketertarikan dalam pemberdayaan anggotanya. Padahal, banyak program pemerintah yang bisa dimaksimalkan untuk pemberdayaan anggota Ormas,LSM maupun masyarakat secara umum. Kepala Kantor Kesatuan Kebangsaan, Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpolinmas) Kabupaten Bandung Iman Irianto mengatakan, selama ini pihaknya sudah mengajak berbagai Ormas dan LSM di Kabupaten Bandung untuk terlibat aktif dalam pemberdayaan anggota. Hal ini ditujunkan untuk meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan anggota Ormas dan LSM. Salah satunya pemberdayaan anggota di bidang perikanan, peternakan dan pertanian. "Saya selalu mengumpulkan para pimpinan Ormas dan LSM serta mengajak mereka untuk memberdayakan anggotanya, sehingga bisa meningkatkan taraf kehidupannya. Misalnya pelatihan beternak ikan lele, bertani dan lainnya. Namun sayang, masih minim yang minat," ujar Iman, Minggu (22/11/2015). Iman mengaku, selama ini pihaknya selalu siap memfasilitasi jika ada keinginan untuk turut serta dalam berbagai program pemberdayaan masyarakat. Pihaknya pun siap menyalurkan para anggota Ormas dan LSM dalam berbagai program pemberdayaan masyarakat yang tersebar di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Bandung. Jika mereka mau terlibat dalam berbagai program pemberdayaan, para anggota Ormas atau LSM ini bisa memiliki penghasilan dan mengikis stigma negatif di masyarakat. Selama ini, keberadaan Ormas dan LSM kerap dikonotasikan sebagai kumpulan preman berseragam. "Harus diakui, selama ini keberadaan Ormas dan LSM kerap mendapat pandangan negatif dari masyarakat. Citra negatif ini harus diubah dan salah satu caranya dengan pemberdayaan anggota sehingga bisa mandiri sekaligus meningkatkan taraf kehidupan," tegasnya. Saat ini, di Kabupaten Bandung, jumlah Ormas dan LSM yang terdaftar di Kesbangpolinmas Kabupaten Bandung berjumlah sekitar 300 organisasi. Namun, dari jumlah tersebut, yang aktif melakukan daftar ulang dan pelaporan kegiatan ke Kantor Kesbangpolinmas, jumlahnya dibawah 100 organisasi. (Ageng/Vetra)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA