Kebutuhan Anggaran Penanggulangan Kemiskinan Masih Diidentifikasi

Meski pelayanan kemiskinan ditangani oleh satu dinas yakni Dinas Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan (DSPK), namun dari sisi anggaran masih terbagi di beberapa dinas. Kepala DSPK Kota Bandung, Tono Rusdiantono menuturkan, untuk alokasi anggaran kemiski

Kebutuhan Anggaran Penanggulangan Kemiskinan Masih Diidentifikasi

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Meski pelayanan kemiskinan ditangani oleh satu dinas yakni Dinas Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan (DSPK), namun dari sisi anggaran masih terbagi di beberapa dinas. Kepala DSPK Kota Bandung, Tono Rusdiantono menuturkan, untuk alokasi anggaran kemiskinan di DSPK Kota Bandung pada tahun 2017 masih dalam pengkajian. Sedangkan pada tahun sebelumnya berada di angka Rp1 triliun. "Sebetulnya untuk anggaran tidak terpusat dan masih sesuai dengan tupoksi. Tapi yang terpenting pelayanannya sudah one stop services," ujar Tono saat ditemui di kantor DSPK Kota Bandung, Jalan Sindang Sirna Kota Bandung, Selasa (17/1/2017). Untuk karakter kemiskinan, diakui Tono, berbeda-beda meski benang merahnya adalah pendidikan. Dan untuk memfasilitasi hal tersebut, pihaknya pun akan menyiapkan gedung pelayanan satu pintu penanggulangan kemiskinan. "Seperti pendidikan, dananya ada di dinas pendidikan. Lalu untuk rumah layak huni, ada di dinas perumahan. Meski demikian, untuk yang mengkoordinasikan ada di Dinsos," tambahnya. Untuk kebutuhan anggaran penanggulangan kemiskinan, pihaknya masih melakukan identifikasi kebutuhan. Intinya, anggaran yang disiapkan bisa mencukupi untuk menjalankan sistem. "Kalau dari nilainya, belum bisa saya sebutkan angkanya. Termasuk untuk pembangunan infrastruktur seperti gesung Puskesos dan gedung pelayanan satu atap penanggulangan kemiskinan. Lelangnya bisa dilakukan Februari, karena kita harus ," tegasnya. (Ageng/Bam's)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA