Jangan Ada Penambahan Honor untuk Staf SMK/SMA

BANDUNG, FOKUSjabara.com Pemerintah Provinsi Jawa Barat mewanti wanti kepada kepala SMA SMK tidak mengalokasikan honor siluman untuk staf nonguru selama proses alih kelola dari kabupaten kota ke provinsi. Kalau ngotot diajukan tak akan diakui. Saya su

Jangan Ada Penambahan Honor untuk Staf SMK/SMA

BANDUNG, FOKUSjabara.com : Pemerintah Provinsi Jawa Barat mewanti-wanti kepada kepala SMA/SMK tidak mengalokasikan honor siluman untuk staf nonguru selama proses alih kelola dari kabupaten/kota ke provinsi. Kalau ngotot diajukan tak akan diakui. "Saya sudah mewanti-wanti, seluruh jajaran, jangan ada penambahan honorarium baik untuk staf TU maupun kepala sekolah, krena waktu sudah berjalan,” kata Sekretaris Kepala Daerah Provinsi Jawa Barat Iwa Karniwa, Selasa (15/11) . Pihaknya sudah mengirimkan kepada Kementerian Pendidikan dan Kementerian Keuangan untuk dijadikan dasar terkait dana alokasi umum yang akan dialokasikan untuk guru SMA/SMK di Jabar. "Keputusan dari Kementerian Keuangan bahwa untuk seluruh gaji ASN sudah terakomodir dalam DAU APBN 2017,” kata dia. Kementerian Keuangan sudah mengalokasikan DAU 2017 sebesar Rp1,6 triliun dimana di dalamnya bukan hanya gaji namun ada sida DAU yang ditahan Pusat ke Jabar 2016 ini, saat ini sedang dihitung, paling tidak untuk gaji aman. Menurut Iwa, Pemprov Jabar tengah membahas intensif terkait pengalokasian honor yang berjalan di SMA/SMK. Pusat sendiri kata Iwa tidak mengalokasikan anggaran untuk membayar honor tersebut. “Teman-teman di Kabupaten/Kota tidak perlu khawatir, karena yang sudah berjalan tidak akan berkurang. Nantinya akan disesuaikan oleh Pemprov Jabar, mudah-mudahan lebih tinggi,” ujarnya. Dikatakan Iwa, dalam dua bulan terakhir ini sekolah diminta tidak melakukan penambahan honorarium dengan modus administrasi untuk non guru karena akan diketahui pihaknya.(as)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA