Jadi Kurir Shabu, Seorang Ibu Harus Tinggalkan Anaknya

CIMAHI, FOKUS,Jabar.com Himpitan ekonomi lagi lagi menjadi alasan seseorang untuk melakukan tindak kriminal, berdalih untuk menopang kehidupan sehari harinya, Ibu satu anak ini memilih jalan pintas menjadi kurir narkoba jenis shabu shabu. Perempuan kel

Jadi Kurir Shabu, Seorang Ibu Harus Tinggalkan Anaknya

CIMAHI, FOKUS,Jabar.com : Himpitan ekonomi lagi lagi menjadi alasan seseorang untuk melakukan tindak kriminal, berdalih untuk menopang kehidupan sehari harinya, Ibu satu anak ini memilih jalan pintas menjadi kurir narkoba jenis shabu-shabu. Perempuan kelahiran Bandung, tanggal 25 Agustus 1988 berinisial AN ini kini harus mendekam di sel Mapolres Cimahi karena telah melanggar Pasal 114 ayat 1 jo Pasal 112 ayat 1 huruf a UU RI No. 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman pidana penjara paling lama 20 tahun atau denda paling banyak Rp 10 Milyar. Sekitar pukul 14.00 WIB, Selasa, (20/9/2016) AN bersama kakak iparnya, CH (46) warga Kampung Paniisan Gang Karya Bhakti Kota Cimahi menjalani pemeriksaan di ruang penyidik Satuan Narkoba Polres Cimahi. Satu demi satu pertanyaan yang dilontarkan petugas dijawabnya tertunduk. Dia pun tampak menyesali perbuatannya. "Baru tiga minggu ini saya menjalankan usaha ini dan baru dua kali melakukan transaksi (narkoba)," katnya lirih. Dengan mata yang berkaca kaca, dia teringat puterinya yang masih duduk di sekolah dasar harus tinggal bersama neneknya. Terlebih dua bulan yang lalu, suaminya sudah lebih dulu mendekam di balik jeruji besi dengan kasus yang sama. "Gak tau harus gimana lagi. Saya menyesal sekali," ucapnya. (Gatot/DEN)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA