IPLC Cikijing, KML: Apa Yang Disampaikan di Gugatan, Terbukti Ada

Delegasi Koalisi Melawan Limbah (KML) Adi M. Yadi menilai Majelis Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Bandung mendapatkan pertimbangan sosial dan bukti fakta yang kuat atas gugatan pencabutan Izin Pembuangan Limbah Cair (IPLC). IPLC di Sungai Ciki

IPLC Cikijing, KML: Apa Yang Disampaikan di Gugatan, Terbukti Ada

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Delegasi Koalisi Melawan Limbah (KML) Adi M. Yadi menilai Majelis Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Bandung mendapatkan pertimbangan sosial dan bukti fakta yang kuat atas gugatan pencabutan Izin Pembuangan Limbah Cair (IPLC). IPLC di Sungai Cikijing yang diterbitkan Pemerintah Kabupaten Sumedang itu, diantaranya untuk pabrik PT. Kahatex, PT. Five Star dan PT. Insan Sandang Internusa. "Tentu Majelis Hakim memiliki pandangan tersendiri terhadap apa yang kita sampaikan yang terbukti ada di sana," ujar Adi, Jum'at (18/3/2016). Bahkan, Adi mengklaim, pascasidang di tempat yang dijalankan sejak Rabu sampai dengan Kamis (16 -17/3) kemarin, tidak ada bantahan kuat dari tergugat. "Tergugat juga mengakui, buangan limbah tiga pabrik menuju Sungai Cikijing tidak ada bantahan," katanya. Sementara itu, Kuasa Hukum Bupati Sumedang, M. Rizal menegaskan, klienya tetap berpegang pada hasil lab yang keluar sebelum diterbitkannya IPLC bagi ketiga pabrik tekstil. Menurutnya, hasil lab menyatakan, limbah yang disalurkan dan dibuang dari tiga pabrik itu berada di bawah baku mutu yang ditentukan pemerintah. "Kalaupun hasil akhir, itu majelis yang berpandangan. Kita berpegangan pada operasional bahwa limbah yang dibuang berada di bawah baku mutu. Makanya bisa keluar IPLC. Tapi mungkin akan berbeda persepsi dengan pihak penggugat," tuturnya. (Adi/Yun)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA