Ini Upaya PDAM Tirtawening Tingkatkan Pelayanan

Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtawening Kota Bandung terus mengupayakan peningkatan pelayanan bagi masyarakat Kota Bandung. Beberapa inovasi pun dilakukan untuk meningkatkan pelayanan tersebut. Salah satu upaya yang sudah dilakukan yakni dengan pe

Ini Upaya PDAM Tirtawening Tingkatkan Pelayanan

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtawening Kota Bandung terus mengupayakan peningkatan pelayanan bagi masyarakat Kota Bandung. Beberapa inovasi pun dilakukan untuk meningkatkan pelayanan tersebut. Salah satu upaya yang sudah dilakukan yakni dengan penambahan pipa baru dari sunber air Cikareo. Dengan penambahan pipa baru tersebut,  debit air dari sumber mata air Cikareo bisa bertambah 50 liter per detik dari sebelumnya yang hanya 100 liter per detik menjadi 150 liter per detik. "Sumber mata air dari Cikareo itu diolah terlebih dahulu di Cibeureum, Jalan Sersan Bajuri, dan kita siapkan untuk melayani pelanggan di wilayah Bandung Utara," kata Humas PDAM Tirtawening Kota Bandung, Tarsun saat ditemui di kantornya, Jalan Badak Singa Kota Bandung, Selasa (12/1/2016). Selain dari sumber mata air Cikareo, lanjutnya, pihaknya pun akan mengoptimalkan pasokan air dari sumber mata air Cileunca. Sebelum diolah PDAM Tirtawening, air dari Cileunca tersebut digunakan untuk menggerakkan turbin air PLN dan kemudian  disalurkan ke pengolahan air milik PDAM Tirtawening. "Untuk saat ini, pasokan air PDAM Tirtawening hampir 85 persen berasal dari sumber mata air Cileunca tersebut. Dan satu sumber air PDAM Tirtawening lain yakni dari Situ Lembang yang memasok sekitar 100 liter air per detik," terangnya. Selain mengoptimalkan sumber-sumber mata air tersebut, pihaknya pun akan melakukan pengembangan lain untuk memenuhi kebutuhan air masyarakat Kota Bandung. Pasalnya, pengelolaan air di Badak Singa Kota Bandung hanya mampu menyuplai maksimal 1.800 liter air per detik. Selain itu, sumber mata air pun makin menurun namun, jumlah kebutuhan air di masyarakat semakin meningkat. "Kita sudah merencanakan untuk membangun mini plant di Dago Pakar dan Cipanjalu Ujungberung, kemudian menyiapkan pemasok air untuk wilayah Gedebage yang diproyeksikan menjadi kota metropolis baru, sehingga kita pun harus siap baik dari bidang air minum maupun pengelolaan air limbahnya," pungkas Tarsun. (Ageng/Yun)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA