Garis Polisi di DPMPTSP Kota Bandung Dilepas, Pelayanan Dibuka Mulai Besok

Pihak kepolisian melepas garis polisi yang sudah lebih dari sepekan terakhir melintang di pintu masuk kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP ) Kota Bandung, Jalan Cianjur Kota Bandung, Minggu (5 2 2017). Dilepasnya garis

Garis Polisi di DPMPTSP Kota Bandung Dilepas, Pelayanan Dibuka Mulai Besok

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Pihak kepolisian melepas garis polisi yang sudah lebih dari sepekan terakhir melintang di pintu masuk kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP‎) Kota Bandung, Jalan Cianjur Kota Bandung, Minggu (5/2/2017). Dilepasnya garis polisi ini menandakan proses olah TKP sudah selesai dilakukan dan pelayanan di kantor DPMPTSP Kota Bandung pun kembali dibuka mulai Senin (6/2/2017) besok. ‎Pelepasan garis polisi di kantor DPMPTSP Kota Bandung oleh jajaran kepolisian dipimpin langsung Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Hendro Pandowo. Hadir dalam acara tersebut Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Yossi Irianto. Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Hendro Pandowo mengatakan, setelah proses olah TKP selesai dilakukan, pihaknya akan melanjutkan langkah berikutnya. Pihak kepolisian akan melengkapi proses penyidikan, baik pemeriksaan saksi maupun pemberkasan untuk diserahkan kepada penuntut umum. Dalam proses tersebut, pihak KPK juga turut terlibat untuk membantu kegiatan pemeriksaan. "KPK datang untuk membantu proses penyidikan dan memperkuat proses hukum yaitu untuk melakukan forensik pemeriksaan terhadap komputer yang nantinya akan kita periksa untuk kelengkapan berkas perkara pembuktian," ujar Kombes Pol Hendro Pandowo saat ditemui usai pelepasan garis polisi di kantor DPMPTSP Kota Bandung, Jalan Cianjur Kota Bandung, Minggu (5/2/2017). Seperti diketahui, jajaran kepolisian bersama tim Saber Pungli Kota Bandung telah melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Kepala DPMPTSP Kota Bandung, Dandan Riza Wardana dan empat kepala bidangnya. Dari kegiatan ‎OTT tersebut, jajaran kepolisian menyita barang bukti seperti pecahan uang rupiah sebanyak Rp364 juta, pecahan uang dolar Amerika sebanyak US $34 ribu, pecahan uang poundsterling sebanyak £124, buku tabungan sebesar Rp500 juta, dua unit mobil serta satu unit sepeda motor. Saat ini, Satreskrim Polrestabes Bandung pun sudah menyatakan enam orang sebagai tersangka dalam kasus OTT pungli di DPMPTSP Kota Bandung dari 11 saksi yang diperiksa. Termasuk Kepala DPMPTSP, Dandan Riza Wardana. (Ageng/Bam's)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA