FGII Antisipasi Penyalahgunaan Dana Hibah 2015

Guna mengantisipasi penyalahgunaan dana hibah gunu honorer, Federasi Guru Independen Indonesia (FGII) menghimbau kepada seluruh kepala sekolah atau ketua yayasan untuk memberikan data yang valid terkait nama nama guru honorer penerima dana hibah 2015. Ke

FGII Antisipasi Penyalahgunaan Dana Hibah 2015

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Guna mengantisipasi penyalahgunaan dana hibah gunu honorer, Federasi Guru Independen Indonesia (FGII) menghimbau kepada seluruh kepala sekolah atau ketua yayasan untuk memberikan data yang valid terkait nama-nama guru honorer penerima dana hibah 2015. Ketua FGII cabang Kota Bandung, Yusef Halandi mengatakan, dana hibah 2015 khusus untuk guru honorer, bukan staff TU atau yang lainnya. “Untuk menghindari kecurangan, dilakukan proses seleksi pemberkasan dan pembuatan surat integritas yang ditandatangani oleh kepala sekolah atau ketua yayasan,” kata Yusef kepada PRFM. Yusef menambahkan, apabila terjadi kecurangan atau penyalahgunaan informasi, maka akan dilakukan proses hukum. “Jika pihak sekolah melakukan kecurangan, kami meminta agar nama-nama guru yang terdaftar dicabut, atau akan dilakukan proses hukum. Kami berharap tidak ada guru honorer bodong yang terdaftar," tambah Yusef. “Nomor rekening yang terdaftar juga harus atas nama guru honorer tersebut. Kami dan pihak bank BJB pun akan menelusuri dulu kebenarannya," pungkasnya. (Vetra)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA