FAGI Tak Lolos Verifikasi, Disdik Cari Pengelola Dana Hibah Guru Honorer

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung akan kembali mencari pengelola dana hibah bagi guru honorer di Kota Bandung. Pasalnya, pihak yang direkomendasi Disdik Kota Bandung yakni Forum Aliansi Guru Independen (FAGI)

FAGI Tak Lolos Verifikasi, Disdik Cari Pengelola Dana Hibah Guru Honorer

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung akan kembali mencari pengelola dana hibah bagi guru honorer di Kota Bandung. Pasalnya, pihak yang direkomendasi Disdik Kota Bandung yakni Forum Aliansi Guru Independen (FAGI) Kota Bandung dinilai tidak memenuhi persyaratan berdasarkan hasil verifikasi. "Verifikasi dilakukan oleh tim dari inspektorat dan kita hanya merekomendasikan. Awalnya, kita rekomendasi FAGI karena sebelumnya ada kesepakatan jika pengelola dana hibah bagi guru honorer ini dilakukan secara bergilir di antara organisasi profesi guru. PGRI dan FGI kan sudah, jadi giliran FAGI," ujar Kepala Disdik Kota Bandung, Elih Sudiapermana saat ditemui di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana Kota Bandung, Senin (17/10/2016). Elih menambahkan, sebelum ditetapkan sebagai pengelola dana hibah bagi guru honorer, pihak FAGI pun dilakukan verifikasi oleh tim dari inspektorat Kota Bandung. Namun berdasarkan hasil verifikasi, FAGI dinyatakan tidak layak karena ada kekurangan dari persyaratan yang ditetapkan. "Kekurangannya apa, pihak inspektorat yang mengetahui. Kita hanya diberi tahu melalui telepon jika FAGI tidak memenuhi syarat dan diminta untuk merekomendasi pihak lain," terangnya. Sehingga untuk meredam gejolak, pihaknya pun sudah melakukan pertemuan secara formal dengan tiga organisasi guru yakni PGRI, FGI dan FAGI. Dalam pertemuan tersebut, diambil kesepakatan jika pengelola dana hibah dilakukan secara bergilir dan dituangkan secara tertulis dalam sebuah berita acara. "Intinya, pemerintah sudah menyiapkan anggaran untuk guru honorer ini dan kita pun meminta teman-teman guru sendiri yang mengelolanya karena sesuai dengan aturan Permendagri dan Perwal itu harus ada pihak yang mengelola. Namun kita butuh sebuah kesepakatan tertulis di antara tiga organisasi profesi tersebut terkait pengelolaan, sehingga nanti ada pihak yang bisa mempertanggungkawabkannya," tegasnya. Dana hibah yang disiapkan oleh Pemkot Bandung bagi para guru honorer tersebut mencapai Rp58 milyar. Dana tersebut diperuntukkan bagi sekitar 19 ribu guru honorer di Kota Bandung. "Kita akan upayakan sebelum Desember 2016, dana tersebut sudah bisa diterima oleh para guru honorer," pungkasnya. (Ageng/Yun)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA