Emil: UU ITE itu Tak Perlu Ada

Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil menyebut, keberadaan Undang undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) sebenarnya tidak perlu jika masyarakat sudah cukup dewasa. Keberadaan UU ITE sendiri karena banyaknya penyalahgunaan dari media sosial dan info

Emil: UU ITE itu Tak Perlu Ada

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil menyebut, keberadaan Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) sebenarnya tidak perlu jika masyarakat sudah cukup dewasa. Keberadaan UU ITE sendiri karena banyaknya penyalahgunaan dari media sosial dan informasi elektronik. "‎Sebenarnya, UU ITE ini tidak perlu kalau masyarakatnya dewasa. Tidak perlu ada rambu seperti itu, kalau masyarakatnya punya etika. Aman semua," ujar wali kota yang akrab disapa Emil saat ditemui di Hotel Grand Tjokro, Jalan Cihampelas Kota Bandung, Rabu (30/11/2016). ‎Saat ini, lanjut Emil, informasi elektronik lebih banyak disalahgunakan oleh pihak tidak bertanggungjawab. Mulai dari digunakan untuk provokasi, membuat identitas palsu, anonim, memaki, memfitnah, hingga mengcopy informasi yang keliru dan lari dari tanggung jawab.‎ ‎"Saya sendiri sering menyampaikan tidak ada kebebasan yang absolute. Setiap mulut, ucapan dan tulisan adalah tanggung jawab kita. Tulisan itu bisa menggerakan, bisa menghancurkan, bisa membangun, bahkan bisa merusak. Masalahnya tidak ada proses edukasi orang dari budaya ngobrol ke budaya media sosial," terangnya. Untuk itu, lanjutnya, Pemkot Bandung pun akan terus mensosialisasikan UU ITE ini sehingga timbul kepahaman di masyarakat. Dengan demikian, masyarakat lenbih bersikap dewasa dalam menyebar maupun menerima informasi. "Jadi saya kira akan kita sosialisasikan oleh Pemkot melalui Diskominfo dan intinya dari saya cenderung bersikap dewasalah dalam menyebarkan informasi. Pastikan informasi itu akurat, cek dan ricek," pungkasnya. (Ageng/Bam's)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA