DPRD Cimahi Biasa Bawa Perempuan Saat Kunker ?

Perilaku anggota DPRD Kota Cimahi periode 2009 2014 dinilai memalukan. Pasalnya, setiap kegiatan kunjungan kerja maupun studi banding kerap membawa perempuan tanpa status yang jelas. Demikian terungkap dalam sidang tindak pidana korupsi Surat Perjalanan

DPRD Cimahi Biasa Bawa Perempuan Saat Kunker ?

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Perilaku anggota DPRD Kota Cimahi periode 2009-2014 dinilai memalukan. Pasalnya, setiap kegiatan kunjungan kerja maupun studi banding kerap membawa perempuan tanpa status yang jelas. Demikian terungkap dalam sidang tindak pidana korupsi Surat Perjalanan Dinas (SPPD) DPRD Cimahi dengan terdakwa Ade Irawan tahun anggaran 2010-2011 dengan kerugian negara mencapai Rp1,8 milyar. Fenomena itu tercetus dari saksi pihak travel yang memfasilitasi kegiatan perjalanan dinas. Salah seorang saksi Raden Titan menyebut bahwa ada anggota dewan yang membawa perempuan saat melakukan kunjungan kerja ataupun studi banding. "Iya pak hakim, ada beberapa kali anggota dewan bawa istri. Namun mereka membebankan semua biayanya ke kami," kata Titan di Pengadilan Negeri Tipikor Jalan LLRE Martadinata Bandung, Senin (14/9/2015). Meski begitu, Titan enggan mengungkap lebih rinci terkait status perempuan yang dibawa para anggota dewan itu. Titan hanya menyebutkan satu nama dewan yang membawa perempuan saat perjalanan dinas yaitu LB. Dia hanya menekankan bahwa dalam pelaksanaannya segala kebutuhan akomodasi perempuan yang dibawa anggota dewan itu dibebankan ke pihak travel. "Sehingga terkadang harusnya untung malah menjadi rugi karena dipakai biaya para istri (pendamping) dewan itu," tukasnya. (Adi/LIN)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA