DPRD Bandung Barat Kantongi 8 Poin Aduan Pelayanan Pendidikan

Komisi IV DPRD Bandung Barat mengantongi delapan poin pengaduan masyarakat terkait penyelenggaraan pelayanan pendidikan di Kabupaten Bandung Barat (KBB). Salah satunya dugaan pungutan liar yang terjadi di SDN Warung Awi, Kecamatan Ngamprah. Delapan p

DPRD Bandung Barat Kantongi 8 Poin Aduan Pelayanan Pendidikan

BANDUNG BARAT, FOKUSJabar.com : Komisi IV DPRD Bandung Barat mengantongi delapan poin pengaduan masyarakat terkait penyelenggaraan pelayanan pendidikan di Kabupaten Bandung Barat (KBB). Salah satunya dugaan pungutan liar yang terjadi di SDN Warung Awi, Kecamatan Ngamprah. "Delapan point sudah kita kantongi untuk menjadi bahan evaluasi kinerja triwulan pertama dinas terkait, selain SDN Warung Awi kasus serupa juga terjadi di sekolah lain," ungkap Ketua Komisi IV DPRD KBB, Syamsul Maarif di ruangannya, Jumat (12/2/2016). Meski enggan menyebutkan secara detil poin pengaduan ini, Syamsul berjanji telah menjadwalkan rapat evaluasi dengan memanggil dinas terkait untuk menemukan akar permasalahan dan solusinya. Dia berharap, masalah penyelenggaraan pendidikan serupa tak terjadi di triwulan berikutnya. "Penyaluran dana BOS juga masuk dalam rapat triwulan pertama, Minggu depan sudah kita jadwalkan  evaluasi dengan dinas terkait," ucapnya. Disinggung mengenai adanya dugaan pungutan liar yang dilakukan kepala sekolah untuk penyelenggaraan UAN, dia mengimbau penyelenggara pendidikan untuk melaksanakan tugas sesuai dengan yang diamanatkan sebelum persoalan hukum menjeratnya. "Segera kita minta penjelasan Kabid SD, sejauh mana duduk persoalan ini. Namun jika benar ada pungutan kita rekomendasikan agar tak terjadi di triwulan berikutnya," pungkasnya. (Tri/Yun)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA