Diduga Korupsi Rp3,9 Miliar, Kadisdik Diadili Awal 2017

Penyidik Kejaksaan Tinggi Jawa Barat melimpahkan kasus dugaan korupsi pengadaan buku aksara Sunda Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat ke Pengadilan Negeri Tipikor Bandung. Tersangkanya, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Asep Hilman yang saat

Diduga Korupsi Rp3,9 Miliar, Kadisdik Diadili Awal 2017

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Penyidik Kejaksaan Tinggi Jawa Barat melimpahkan kasus dugaan korupsi pengadaan buku aksara Sunda Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat ke Pengadilan Negeri Tipikor Bandung. Tersangkanya, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Asep Hilman yang saat ini ditahan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas I Sukamiskin. Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, Setia Untung Arimuladi menjelaskan, persidangan kasus korupsi dengan kerugian negara Rp3,9 miliar itu akan digelar pada awal tahun 2017. “Kami sudah limpahkan ke pengadilan tanggal 21 Desember 2016 yang lalu,” ungkap Untung di Bandung, Rabu (28/12/2016). Pihaknya telah menerima surat penetapan pengadilan mengenai jadwal persidangan yang direncanakan digelar pada Senin 9 Januari 2017. “Sementara baru satu tersangka, sedangkan satu tersangka lain hingga kini masih dalam tahap penyidikan. Tunggu saja perkembangan selanjutnya,” katanya. Asep Hilman diduga telah me-mark up harga pengadaan buku aksara Sunda pada tahun 2010 dari alokasi anggaran sebesar Rp4,6 miliar. Selain dituding telah menggelembungkan harga, tersangka juga diduga menggunakan nama perusahaan fiktif yang akhirnya memenangi tender. Dari hasil penyidikan juga terungkap ada beberapa daerah kabupaten/kota yang tidak menerima buku aksara Sunda. Pada kasus ini, jaksa menjerat Asep Hilman dengan Pasal 2 dan Pasal 3 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 31/1999 tentang tindak pidana korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-undang RI nomor 20/2001 tentang tindak pidana korupsi. Ancaman hukuman kedua pasal itu mencapai 20 tahun penjara. (Adi/Yun)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA