Dada Geram! Siapa yang Izinkan Pembangunan Mall dan Hotel di Baksil ?

Mencuatnya isu tentang pembangunan hotel, kondominium, dan restoran di Baksil (Babakan Siliwangi), Walikota Bandung, Dada Rosada pun bertanya balik tentang isu tersebut. Dia mempertanyakan siapa yang beri izin pembangunan tersebut. caption id attachm

Dada Geram! Siapa yang Izinkan Pembangunan Mall dan Hotel di Baksil ?

Oleh : M. Jatnika Sadili BANDUNG, FOKUSJabar.com : Mencuatnya isu tentang pembangunan hotel, kondominium, dan restoran di Baksil (Babakan Siliwangi), Walikota Bandung, Dada Rosada pun bertanya balik tentang isu tersebut. Dia mempertanyakan siapa yang beri izin pembangunan tersebut. [caption id="attachment_19145" align="aligncenter" width="460"] Walikota Bandung, Dad Rosada(Foto: M Jatnika Sadili)[/caption]   "Saya katanya akan didemo, karena akan membangun mall dan hotel di Babakan Siliwangi, siapa yang mengizinkan pembangunan hotel dan mall di sana, siapa?," ujarnya dengan nada tinggi kepada wartawan di Pendopo Kota Bandung, Rabu (6/2) Menurut Dada, pembangunan yang akan dilakukan di Baksil adalah untuk membangun ulang restoran yang dulu pernah ada dan pembangunannya bertujuan sebagai penunjang RTH (Ruang Terbuka Hijau) yang telah menjadi hutan kota dunia. Hutan seluas 3,8 hektar ini, hingga saat ini izin pengembangan masih dipegang oleh PT EGI (Esa Gemilang Indah) membutuhkan pengunjung. "Yang akan dibangun adalah rumah makan yang dulu ada, sekarang tidak ada. Tempatnya di pinggir, tempat yang dulu dan itu hanya membangun bekas yang dulu. Dan hutan itu kan butuh pengunjung jadi itu akan sebagai fasilitas penunjang," terangnya. Dada pun menjamin, bahwa dengan adanya fasilitas tersebut tidak akan merubah dan menghilangkan fungsi Baksil sebagai taman Kota, dimana baksil bukan hutan kecil namun hutan besar kota. "Baik peneliti, mahasiswa, umum dan semuanya tetap dapat masuk, boleh masuk asal jangan merusak, seperti taman Maluku yang dipagar namun tetap dapat dinikmati dan masuk dengan adanya tiga pintu," pungkasnya. (NOER)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA