Cegah Warga Sipil Miliki Senjata, Perizinan Kepemilikan Senjata Dibuat Berliku

Peneliti dari pusat studi Politik dan Keamanan Unpad Bandung, Muradi akan menjadi salah satu anggota tim penyusunan naskah akademik untuk RUU mengenai senjata api dan bahan peledak (senpi handak) pada tahun mendatang. Ia menyatakan bahwa ke depannya p

Cegah Warga Sipil Miliki Senjata, Perizinan Kepemilikan Senjata Dibuat Berliku

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Peneliti dari pusat studi Politik dan Keamanan Unpad Bandung, Muradi akan menjadi salah satu anggota tim penyusunan naskah akademik untuk RUU mengenai senjata api dan bahan peledak (senpi-handak) pada tahun mendatang. Ia menyatakan bahwa ke depannya proses kepemilikan senjata akan menjadi berliku. Hal tersebut bertujuan untuk mencegah warga sipil memiliki senjata. "Saya baca, di salah satu usulan pasal itu gak ada (sipil menggunakan senjata). Memang ada aturan kedaulatannya, tapi sifatnya terbatas. Misalnya dulu, daerah dengan keadaan darurat seperti Timor Leste atau Aceh dan itu pun perlu pendampingan," jelas Muradi. Di dalam RUU yang akan diajukan tahun mendatang, kemungkinan akan ada rancangan mengenai pertimbangan pengajuan kepemilikian senjata oleh gubernur atau aparatur daerah lainnya. Muradi menyebutkan tolak ukur kewenangan aparatur keamanan terhadap senjata api. Senjata dengan kaliber di bawah 5,6 mili menjadi wewenang polisi. Kaliber di atas 5,6 mili berada dalam kewenangan TNI. Meski demikian, perizinan kepemilikan senjata api akan dibuat semakin berliku sehingga menghambat masyarakat memiliki senjata. Pelarangan tersebut dilakukan karena Indonesia menganut rezim zero weapon. Berbeda dengan negara-negara yang mengenal rezim sipil bersenjata di mana negara memperbolehkan warganya memiliki senjata untuk melindungi diri. Dengan demikian, masyarakat dilindungi oleh aparatur keamanan. "Kita gak mengenal rezim sipil bersenjata. Rezim negara kita kan zero weapon, artinya negara tidak memperbolehkan sipil memiliki senjata," jelas Muradi. (Vetra)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA