Blanko Kosong, Disdukcapil Kota Cimahi Layani Pembuatan Suket 150-200 Per Hari

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Cimahi setiap harinya menerima permintaan pembuatan surat keterangan (suket) sebanyak 150 200 pemohon. Jumlah permintaan pembuatan suket tersebut dilayani sesuai kapasitas layanam dan antrian. Ke

Blanko Kosong, Disdukcapil Kota Cimahi Layani Pembuatan Suket 150-200 Per Hari

CIMAHI, FOKUSJabar.com: Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Cimahi setiap harinya menerima permintaan pembuatan surat keterangan (suket) sebanyak 150-200 pemohon. Jumlah permintaan pembuatan suket tersebut dilayani sesuai kapasitas layanam dan antrian. Kepala Seksi (Kasi) Pindah Datang Penduduk Disdukcapil Kota Cimahi Dennyla Hermawan mengatakan hal tersebut dimulai sejak blanko e-KTP tidak ada dari pusat. "Per hari rata-rata 150 sampai 200 pemohon suket, dimulai sejak blangko e-KTP tidak ada dari pusat," ujar Dennyla mengutip PRFM, Selasa (26/9/2017). Dennyla menyebut pembuatan suket tidak terbatas selama masyarakat membutuhkan untuk kepentingan administrasinya. Ia memastikan pihaknya siap melayani sepanjang jam pelayanan hingga pukul 15.00 WIB. "Syarat utama untuk pembuatan suket ini harus sudah direkam dan ada dalam data base kependudukan," terangnya. Surat keterangan memuat identitas dan foto seperti EKTP, juga disertai barcode khusus. Surat keterangan pengganti e-KTP berlaku selama 6 bulan dan dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan administrasi seperti membuat SIM, urusan perbankan, hingga keimigrasian. (Vetra)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA