Beugh! Fungsi CFD Dago Mulai Membias

Sejumlah warga Kota Bandung mengeluhkan berbagai kesemerawutan yang terjadi di CFD (Car Free Day) Dago, baik dari sisi banyaknya sampah brosur yang tercecer, PKL (Pedagang Kaki Lima) yang semakin menjamur sampai marakya pengemis yang berlalu lalang dari

Beugh! Fungsi CFD Dago Mulai Membias

Oleh : M. Jatnika Sadili BANDUNG, FOKUSJabar.com : Sejumlah warga Kota Bandung mengeluhkan berbagai kesemerawutan yang terjadi di CFD (Car Free Day) Dago, baik dari sisi banyaknya sampah brosur yang tercecer, PKL (Pedagang Kaki Lima) yang semakin menjamur sampai marakya pengemis yang berlalu lalang dari  mulai Taman Cikapayang hingga Jalan Dayang Sumbi, setiap hari Minggu. [caption id="attachment_27479" align="aligncenter" width="460"] (Foto: M Jatnika Sadili)[/caption]   Salah satu warga asal Cibiru Zeda (20) mengaku merasa risih dengan kondisi seperti itu, menurutnya awal konsep dari adanya CFD sebagai tempat warga berolahraga tanpa gangguan polusi kendaraan namun seiring waktu banyak yang menanfaatkan dan mengganggu konsep CFD. "Saya sengaja datang bersama kawan-kawan untuk berolahraga, namun saat ini sudah seperti Gasibu atau pasar kaget, ya merasa terganggu lah," keluhnya saat ditemui di CFD Dago, Jalan Djuanda, Minggu (17/2). Senada dengannya, Asep Awaludin warga Babakan Ciparay, menuturkan dengan kesemaerawutan yang terjadi di CFD saat ini kian parah, dan tidak sedikit ajang olahraga semakin terpinggirkan bahkan lebih parah tidak sedikit taman yang rusak oleh PKL. "Saya kalau mau main sepedah ya harus di dorong, dan sedikit sulit menggunakan sepedah di CFD sekarang ini, dan yang lebih parah taman di pinggir jalan rusak karena di injak dan oleh adanya PKL," ketusnya. Kesemerawutan pun diperparah dengan adanya berbagai promo yang menghabiskan badan jalan, sehingga pejalan kaki harus berdesakan dan harus menembus kerumunan dengan susah payah. "Kalau saya tidak suka dengan banyaknya promo yang banyak menyita jalan, saya suka susah dan harus berdesakan di jalan untuk melalui kerumunan tersebut," ujar Siska. Siska menambahkan, dulu sering ada petugas baik dari Pol.PP, Dishub atau kepolisian di wilayahj CFD dan sering menindak tegas para pelanggar dan kendaraan motor tidak aneh melintas. "Saya saat ini melihat petugas seperti acuh, beda dengan waktu dulu, seperti ada anjing atau motor suka di tegur tapi saat ini di biarkan saja, aneh petugas saat ini," pungkasnya. (NOER)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA