Aliran Dana Fee SPPD Gate Cimahi

Perkara kasus korupsi Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) DPRD Kota Cimahi tahun anggaran 2010 2011 yang merugikan negara Rp1,8 milyar atas terdakwa Bupati Sumedang non aktif Ade Irawan dilumuti aliran dana fee ke sejumlah petinggi dan unsur pimpin

Aliran Dana Fee SPPD Gate Cimahi

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Perkara kasus korupsi Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) DPRD Kota Cimahi tahun anggaran 2010 - 2011 yang merugikan negara Rp1,8 milyar atas terdakwa Bupati Sumedang non aktif Ade Irawan dilumuti aliran dana fee ke sejumlah petinggi dan unsur pimpinan DPRD. Aliran fee itu diungkapkan oleh penyedia jasa perjalanan dinas oleh pihak travel Raden, dengan menyebut fee diberikan kepada pimpinan DPRD dan pimpinan Pansus di DPRD serta sejumlah anggota. Beberapa nama yang disebut menerima aliran dana itu diantaranya Ahmad Zulkarnaen dari Novi Trave, Yahya Abdul Azis dapat aliran dari Riksa Sabara, Robin dan anggota dewan lainnya. "Ada jatah untuk kordinator dalam hal ini pimpinan dewan sebesar Rp1 juta dalam satu kali perjalanan, kemudian ketua pansus Rp750 ribu," ujar Titan di Pengadilan Negeri Tipikor Jalan LLRE Martadinata Bandung, Senin (14/9/2015). Bahkan, aliran dana yang disebut uang 'fee' itu, pimpinan dewan yang diketuai Ade Irawan pada saat itu, mendapatkan alokasi sebesar Rp4 juta. Salahsatunya pengelola travel Riksa Sabara memberikan Rp4 juta kepada salah satu pimpinan dewan Yahya. Selain itu, terdakwa Ade Irawan juga disangkakan menerima uang dari Riksa Sabara sebanyak Rp11,6 juta. SPPD gate Kota Cimahi tahun anggaran 2010 - 2011 terjadi setelah adanya temuan dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI yang menyatakan ada kelebihan bayar pada anggaran perjalanan dinas DPRD Kota Cimahi senilai Rp2 milyar. Anggaran SPPD pada periode 2010 teralokasi untuk agenda Raperda. Sebanyak Rp5,1 miliyar dan untuk alat kelengkapan dewan sebanyak Rp3,6 milyar. Pada tahun anggaran 2011 dana SPPD yang disediakan untuk Raperda mencapai Rp4,6 milyar dan Alat kelengkapan dewan Rp3,8 milyar. (Adi/DEN)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA