Agar Nyaman, Pengguna BPJS Harus Paham Aturannya

Pihak Dinas Kesehatan Kota Cimahi menyayangkan masih adanya masyarakat yang keliru dengan sistem pelayanan kesehatan Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Sekretaris Dinkes Cimahi Fitriani Manan mengatakan, hingga saat ini masih ada mas

Agar Nyaman, Pengguna BPJS Harus Paham Aturannya

CIMAHI, FOKUSJabar.com : Pihak Dinas Kesehatan Kota Cimahi menyayangkan masih adanya masyarakat yang keliru dengan sistem pelayanan kesehatan Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Sekretaris Dinkes Cimahi Fitriani Manan mengatakan, hingga saat ini masih ada masyarakat yang beranggapan bahwa jika sudah membayar iuran sesuai ketentuan,  peserta BPJS Kesehatan bisa langsung berobat ke rumah sakit sesuai tipe yang telah ditentukan saat sakit. " Padahal, yang baik itu masyarakat harus berobat dulu ke fasilitas kesehatan seperti dokter umum, praktik perorangan, klinik pratama, atau puskesmas," kata Fitri, Sabtu (7/5/2016) Menurutnya, jika ditemukan 144 diagnosa penyakit, tapi tidak mampu dikerjakan oleh tenaga medis di tingkat pertama, baru dirujuk ke rumah sakit, kecuali untuk kasus-kasus yang sifatnya darurat. "Misalnya, kondisi seseorang sudah lemah atau pingsan dan dalam kondisi tengah malam, itu bisa langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan," terangnya. Kemudian, indikasi medis dari peserta BPJS Kesehatan pun harus dilihat terlebih dulu. Kalau dari hasil pemeriksaan disebutkan tidak terdapat indikasi medis, maka tidak bisa masuk daftar dari bagian sistem tersebut, Menurut dia, ersepsi seperti itulah yang harus diubah oleh masyarakat agar peserta BPJS Kesehatan mendapatkan kenyamanan saat berobat. "Jadi, kalau ada masyarakat yang langsung ke rumah sakit dan merasa dioper-oper, itu karena harus ada rujukan dari fasilitas kesehatan tingkat pertama yang mengatur sistem tersebut," jelasnya. (Gatot Poedji Utomo/LIN)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA