Uni Eropa ikuti perkembangan pembicaraan zona aman Turki-AS

Jubir Komisi UE Kocijancic menekankan solusi permanen konflik di Suriah hanya dapat dicapai melalui transisi politik yang sejalan dengan resolusi PBB

Uni Eropa ikuti perkembangan pembicaraan zona aman Turki-AS

Juru Bicara Komisi Uni Eropa (UE) Maja Kocijancic mengungkapkan pihaknya mengikuti perkembangan dari pertemuan Turki dan Amerika Serikat (AS) yang berupaya untuk membentuk “zona aman” di utara Suriah.

Kepada wartawan pada konferensi pers harian, Kocijancic memberikan penyataan terkait upaya AS dan Turki soal pembentukan zona aman di perbatasan Turki-Suriah.

"Secara umum tujuannya adalah untuk mencegah konflik bersenjata baru di timur laut Suriah,” tutur Kocijancic.

Kocijancic menekankan solusi permanen konflik di Suriah hanya dapat dicapai melalui transisi politik sejalan dengan resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Pada 7 Agustus, pejabat militer Turki dan AS sepakat membuat zona aman di Suriah utara dan mengembangkan koridor perdamaian untuk memfasilitasi para pengungsi yang ingin pulang. Mereka juga sepakat untuk mendirikan pusat operasi bersama.

Perjanjian tersebut juga mempertimbangkan menetapkan langkah-langkah keamanan yang diperlukan untuk mengatasi masalah keamanan Turki, termasuk membersihkan zona teroris YPG/PKK.

YPG/PKK selama lebih dari 30 tahun telah bertanggung jawab atas kematian hampir 40.000 orang di Turki, termasuk anak-anak, wanita, dan bayi.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA