UE desak Israel setop pembangunan permukiman di Tepi Barat

Uni Eropa menegaskan akan terus mendukung solusi dua negara yang dinegosiasikan

UE desak Israel setop pembangunan permukiman di Tepi Barat

ANKARA 

Uni Eropa mendesak Israel untuk menghentikan seluruh aktivitas pembangunan permukiman ilegal di Tepi Barat yang diduduki.

"UE meminta Israel untuk segera mengakhiri permukiman," kata juru bicara UE dalam sebuah pernyataan.

Juru bicara itu mengatakan otoritas Israel menyetujui rencana pembangunan lebih dari 2.000 unit rumah di permukiman ilegal di Tepi Barat pada Oktober.

"Posisi Uni Eropa dalam kebijakan penyelesaian Israel di wilayah Palestina yang diduduki jelas dan tidak berubah: hukum internasional menganggap semua aktivitas permukiman ilegal dan merusak upaya solusi dua negara dan perdamaian abadi seperti ditegaskan kembali oleh Resolusi 2334 Dewan Keamanan PBB," kata juru bicara itu.

Menurut pernyataan itu, UE menegaskan akan terus mendukung solusi dua negara yang dinegosiasikan.

Sekitar 650.000 orang Yahudi Israel saat ini tinggal di lebih dari 100 permukiman yang dibangun sejak 1967, yakni ketika Israel menduduki Tepi Barat dan Yerusalem Timur.

Palestina menginginkan wilayah ini - bersama dengan Jalur Gaza - masuk dalam wilayah negara Palestina di masa mendatang.

Hukum internasional memandang Tepi Barat dan Yerusalem Timur sebagai "wilayah pendudukan" dan menganggap semua kegiatan pembangunan permukiman Yahudi di sana ilegal.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA