Turki: Tak mungkin Operasi Mata Air Perdamaian targetkan titik pengamatan AS

Turki menargetkan lokasi teroris yang berjarak setengah mil dari titik pengamatan AS di Suriah

Turki: Tak mungkin Operasi Mata Air Perdamaian targetkan titik pengamatan AS

SANLIURFA 

Menteri Pertahanan Turki pada Sabtu mengatakan bahwa tak mungkin personelnya menargetkan titik pengamatan AS di Suriah dalam operasi kontra-teror yang tengah berlangsung.

Menteri Pertahanan Turki Hulusi Akar menuturkan mortir yang ditembakkan ke pos perbatasan Turki di Distrik Suruc, Provinsi Sanliurfa berjarak sekitar satu kilometer (0,6 mil) sebelah barat daya dari titik pengamatan AS.

“Tidak ada penembakan ke titik pengamatan AS,” ujar Akar.

“Tindakan pencegahan dilakukan sehingga tak ada kerusakan di pangkalan AS,” lanjut Akar.

Dia menambahkan bahwa penembakan itu berhenti segera setelah AS mengangkat masalah otoritas Turki.

Pada Rabu, Turki meluncurkan Operasi Mata Air Perdamaian di timur Sungai Eufrat, sebelah utara Suriah, untuk mengamankan perbatasan dengan membersihkannya dari unsur-unsur teroris, dan demi memastikan pengungsi Suriah dapat kembali dengan aman sekaligus menjaga kesatuan wilayah Suriah.

Ankara ingin membersihkan unsur-unsur teroris PKK dan cabang Suriahnya, PYD/YPG, dari wilayah tersebut.

Dalam lebih dari 30 tahun kampanye teror melawan Turki, PKK—yang terdaftar sebagai organisasi teroris oleh Turki, AS dan Uni Eropa—bertanggung jawab atas kematian 40.000 orang, termasuk perempuan dan anak-anak.

* ditulis oleh Dilara Hamit

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA