Turki serukan persatuan setelah pembakaran di masjid AS

Serangan terhadap Masjid Diyanet adalah tanda lain meningkatnya Islamofobia, kata Menteri Luar Negeri Mevlut Cavusoglu

Turki serukan persatuan setelah pembakaran di masjid AS

ANKARA

Menteri Luar Negeri Turki menyerukan sikap bersatu melawan Islamofobia Senin malam setelah sebuah masjid di negara bagian Connecticut AS diserang pada akhir pekan.

“Pembakaran di Masjid Diyanet di #NewHaven selama bulan Ramadhan adalah contoh lain dari meningkatnya #Islamophobia di dunia,” tulis Mevlut Cavusoglu di Twitter.

“Pelaku serangan keji ini harus diidentifikasi dan dihukum dengan cepat,” kat dia.

Cavusoglu menilai bahwa harus berjuang bersama melawan Islamofobia dan rasisme, seraya menambahkan satu-satunya hal baik dari insiden ini adalah tidak ada korban jiwa.

Kebakaran terjadi di lantai pertama masjid pada hari Minggu sore dan menyebar ke tingkat kedua.

Seorang jamaah yang berada di dalam gedung itu disebut petugas pemadam kebakaran dan dapat dengan aman dievakuasi.

Masjid, yang masih dalam pembangunan, rusak parah.

Investigasi kriminal sedang berlangsung, dan para pejabat percaya bahwa kebakaran itu sengaja dibuat.

Selain polisi setempat, Biro Investigasi Federal (FBI) dan Biro Alkohol, Tembakau, Senjata Api dan Bahan Peledak (ATF) juga terlibat.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA