Turki, Palestina terus jalin hubungan perdagangan

Turki, Palestina memiliki hubungan sejarah yang mendalam, kata duta besar Palestina pada pertemuan dewan bisnis

Turki, Palestina terus jalin hubungan perdagangan

ISTANBUL 

Duta besar Palestina untuk Turki mengatakan otoritas dan pelaku bisnis di Turki dan Palestina terus melakukan penelitian serius tentang perdagangan dan perjanjian bilateral.

Pada pertemuan yang diselenggarakan oleh Dewan Hubungan Ekonomi Asing Turki (DEIK) pada Selasa, Faed Mustafa mengatakan Turki dan Palestina memiliki hubungan historis yang mendalam yang akan tetap ada di masa depan.

"Pertemuan itu diharapkan bisa memanfaatkan peluang dan memperkuat hubungan antara kedua negara," katanya pada pertemuan Dewan Bisnis Turki-Palestina ke-17.

Ketua Dewan Palestina Mohammad Alamour menekankan bahwa Palestina memiliki peluang investasi yang kuat berkat tanahnya yang subur.

"Pengembalian investasi yang dilakukan di Palestina akan sangat tinggi," ujar dia

Sementara itu, Ketua Dewan Turki Cemalettin Kerim mengatakan ekspor Turki ke Palestina mencapai USD657 juta (Rp.9,2 triliun) pada 2018, sementara impornya USD7,76 juta (Rp.109,1 miliar), naik dua kali lipat sejak perjanjian perdagangan bebas antara kedua negara ditandatangani pada 2004 .

"Kedua negara bertujuan untuk mencapai target perdagangan bilateral sebesar USD2 miliar (Rp. 28,1 triliun)," ungkap Kerim.

Dia menambahkan bahwa selama pertemuan itu, pelaku bisnis Turki dan Palestina akan membahas peluang perdagangan dan investasi.

Menurut data DEIK, barang-barang impor utama Palestina adalah bahan baku industri, barang setengah jadi dan makanan, sementara negara itu mengekspor sebagian besar batu olahan, minyak zaitun, dan produk pertanian seperti kurma, ara dan alpukat.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA